Wisata Jambi

Inilah Khasiat Air Asin Dari Gunung Inum Tinggi Sarolangun, Kadar Yodium Lebih Dari Garam Biasa

Sumber Daya Alam (SDA) air asin berada di atas Gunung Inum Desa Keradak Kecamatan Batang Asai dipercaya warga memiliki banyak khasiat

Inilah Khasiat Air Asin Dari Gunung Inum Tinggi Sarolangun, Kadar Yodium Lebih Dari Garam Biasa
TRIBUNJAMBI/WAHYU HERLIYANTO
Warga tengah mengambil air di lokasi sumber air asin di atas Gunung Inum tinggi 

 Hal unik terjadi di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. 

Masyarakat menemukan adanya sumber air yang terasa asin padahal lokasinya di atas gunung. 

Lokasi sumber air asin tersebut berada di Kecamatan Batang Asai, Kabupaten, Sarolangun. 

Air asin di atas gunung tersebut merupakan satu diantara keunikan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki oleh Kecamatan Batang Asai. 

Oleh masyarakat setempat gunung tempat sumber air asin tersebut disebut Gunung Inum Tinggi. 

Ternyata, Air gunung yang asin itu telah dimanfaatkan oleh warga sekitar sejak lama sebagai garam maupun keperluan lain.

Baca: Jadwal Sepak Bola Hari Ini, Timnas U-22 Indonesia Vs Vietnam di Piala AFF U22 2019 Sore Ini

Baca: Jalan Tertimbun Longsor di Bukit Bulan Sarolangun Belum Ditangani, Alat Berat Tak Bisa Masuk

Baca: Tes Kepribadian Berdasarkan Urutan Lahir, Anak Pertama Atau Bungsu, Dari Tanggal Dan Bulan

Pemanfaatan air gunung inum (asin) juga menjadi Wisata Air Garam Gunung Inum Tinggi yang berlokasi di desa Sungai Keradak Kecamatan Batang Asai.

Lokasi mata air asin di atas gunung yang jadi lokasi Wisata Air Garam Gunung Inum Tinggi, Kecamatan Batang Asai, Sarolangun, Provinsi Jambi
Lokasi mata air asin di atas gunung yang jadi lokasi Wisata Air Garam Gunung Inum Tinggi, Kecamatan Batang Asai, Sarolangun, Provinsi Jambi (TRIBUNJAMBI/WAHYU HERLIYANTO)

Uniknya, masyarakat menilai air garam gunung inum tinggi membuktikan bahwa garam tidak dilaut saja, melainkan ada di gunung, dan hal itu sangat menakjubkan.

Karena selama ini masyarakat umum hanya mengenal air garam hanya terdapat di laut saja.

Diakui oleh Sahari kepala desa sungai keradak mengatakan, air asin yang bisa dikelola menjadi garam di temukan sudah lama semenjak tahun 1445 oleh Leluhur (Nenek moyang), dan sudah digunakan beberapa kabupaten diantaranya Merangin, Rawas dan Bengkulu, akan tetapi setelah datangnya air garam dari laut msyarakat lebih memilih garam laut karena sudah banyak dijual di toko.

Lokasi mata air asin di atas gunung yang jadi lokasi Wisata Air Garam Gunung Inum Tinggi, Kecamatan Batang Asai, Sarolangun, Provinsi Jambi
Lokasi mata air asin di atas gunung yang jadi lokasi Wisata Air Garam Gunung Inum Tinggi, Kecamatan Batang Asai, Sarolangun, Provinsi Jambi (TRIBUNJAMBI/WAHYU HERLIYANTO)
Halaman
1234
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved