VIRAL - Ajak Duel Polisi Hingga Sebut Rela Mati, Begini Nasib Enam Pemuda Mabuk Ini?

Ajak duel aparat kepolisian, Enam pemuda harus berurusan dengan Satuan Reskrim Polres Badung, Kamis (21/2) kemarin.

VIRAL - Ajak Duel Polisi Hingga Sebut Rela Mati, Begini Nasib Enam Pemuda Mabuk Ini?
Ilustrasi berkelahi

Ketika aparat kepolisian mengeluarkan KTA, Kristoforus bersama temannya Umbo Domu Ninggeding (31) yang juga berasal dari Sumba mengambil KTA secara paksa.

Namun mereka tetap tidak percaya bahwa dua jajaran reskrim Polres Badung ini adalah anggota Polri.

Selain itu, rekannya yang lain Maksimus Lado (25) yang juga berasal dari Sumba membawa paksa motor milik petugas kepolisian.

Baca: TERKINI Kondisi Ani Yudhoyono Bikin Annisa Pohan Cari Air Zam Zam, Ini 6 Manfaat Mengonsumsi

Baca: Buka Konferensi PGRI 2019-2024, Ini Daftar yang Diharapkan Bupati Bungo

Baca: Ini 22 Tokoh yang Diperkirakan Jadi Menteri Kabinet Prabowo Subianto, Daftar Nama Beredar di Medsos

Motor itu dikendarai dan dibawa menuju ke dalam areal rumah kos mereka.

Dua anggota reskrim Polres Badung pun dikepung oleh pemuda Sumba yang sebagian besar membawa kayu balok.

Merasa situasi ramai dan tidak kondusif, kedua jajaran reskrim Polres Badung pun meminta maaf, serta melaporkan kejadian itu kepada pimpinannya.

Namun beberapa pemuda asal Sumba ini tetap menahan kedua anggota reskrim Polres Badung ini.

Bahkan Kristoforus mendorong Aiptu Ismaji dengan tangannya sambil menunjukkan gerakan seperti mengajak berkelahi.

Tak lama kemudian, Ipda Ferlanda Oktora datang. Saat tiba di lokasi, Kristoforus langsung menghampirinya dan mengkunci leher Ferlanda dengan tangan.

Seketika, Ferlanda yang menjabat sebagai Kanitidik 1 Satreskrim Polres Badung langsung memberikan tembakan peringatan ke atas.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved