Tidak Ada Lagi Angkot yang Full Modifikasi, Sopir: "Dak Telap Lagi Karena Jauh Lebih Mahal"
Suara musik remix terdengar saat saya menyetop angkot kuning. Angkot ini biasanya lewat di kawasan Kasang
Penulis: Nurlailis | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/nurlailis
Angkot yang biasanya lewat di kawasan Kasang Dalam atau Tanjung Sari Jambi.
“Yang berpengaruh itu ke carteran. Biasanya selain narik angkot seperti biasa, saya juga terima carteran. Nah semenjak ada transportasi online itu pengaruh ke carteran karena orang bisa nyewa mobil bagus dan biayanya terjangkau,” ucapnya.
Mengenai jumlah angkot untuk kawasan kasang ini Gunawan mengatakan jumlahnya berkurang setengahnya yaitu dari 30 angkot menjadi 16 angkot. Itu juga terjadi di rute kawasan lain.
Satu diantara penumpang, Rama mengatakan naik angkot ini karena kenal dengan supir. “Selain kenal juga kan mama sudah titip pesan ke abang supir. Jadi tidak membuat khawatir,” ungkapnya. (lai)