Kriminalitas

GEMPAR - Usai Indehoi di Hotel, Wanita Ini Dibunuh Suami Pakai Obeng

Entah apa yang dipikirkan Ratno Apriyadi (35) hingga tega menghabisi nyawa Cinta Amelia (37) yang merupakan istrinya sendiri.

Editor:
pixabay.com
Ilustrasi 

"Aku masih sayang Desy. Ia bilang belum menikah, hanya dijadikan simpanan atau apa gitu," ungkap Dicky saat dihadirkan dalam pers rilis ungkap kasus pembunuhan di Mapolres Bangkalan, dilansir Tribunbali Rabu (28/11/2018).

Dicky menghabisi nyawa Iyeb Muhu (28), warga Desa Katol Barat Kecamatan Geger ketika tengah tidur pulas di kamarnya, Sabtu (24/11/2018) sekitar pukul 03.30 WIB.

Baca: Selain Avanza 2019, Begini Perbandingan Si Kembar All New Nissan Livina 2019 Vs Mitsubishi Xpander

Baca: Polisi Muarojambi Tiba-tiba Geruduk Pasar Sengeti, Bawa Sapu dan Kayu, Ternyata Bersih-bersih

Baca: Selain Kisah Kejujuran Hoegeng, 2 Jenderal TNI Pernah Ditilang Polisi, yang Terjadi Diluar Dugaan

Pelaku menikam perut korban menggunakan sebilah belati.

Nyawa Iyeb Muhu tak tertolong.

Ia meninggal ketika hendak dilarikan ke rumah sakit.

Dicky mengaku, tidak ada niatan membunuh korban.

Belati yang dihujamkan satu sekali ke perut korban, awalnya hanya untuk menjaga diri selama perjalanan dari Gresik ke Bangkalan.

"Beberapa waktu terakhir, terjalin lagi komunikasi setelah lima bulan pisah. Bahkan kami berencana menikah bulan depan," pungkasnya.

Penangkapan Dicky melibatkan Tim Jatanras Polda Jatim, Resmob Polres Gresik, Resmob Polres Nganjuk, dan Resmob Polres Kediri.

Ia sempat kabur ke beberapa wilayah di Jatim bahkan hingga Jateng.

Satreskrim Polres Bangkalan akhirmya menangkap Dicky di terminal bus Nganjuk pada Senin (26/11/2018) sekitar pukul 23.45 WIB. Ia dalam perjalanan dari Ngawi ke Surabaya.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan mengungkapkan, pelaku Dicky seorang diri bertolak dari Gresik pada Sabtu (24/11/2018) pukul 01.20 WIB.

"Ia mengetok pintu rumah korban. Mantan pacar (Desy) membukakan pintu dan pelaku menanyakan keberadaan korban," ungkap Boby.

Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung menuju kamar koban yang kala itu tengah tertidur pulas.

Belati yang diselipkan di balik bajunya ditikamkan ke perut korban.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved