Napi Berbisnis

Ini Lika-liku Bisnis Narkoba Yang Dilakukan Napi

Narkoba yang dibawa kualitas super, diperkirakan produksi Belanda. Pil ekstasi dibawa dari Riau tujuan Palembang, dikebndalikan napi Riau.

Ini Lika-liku Bisnis Narkoba Yang Dilakukan Napi
TRIBUNJAMBI/MUHAMMAD FERRY FADLY
Dirnarkoba Polda Jambi didampingi Kabid Humas, saat jumpa pers pengungkapan 4.000 butir pil ekstasi, di Mapolda Jambi, Jumat (15/2/2019). 

INSTING! Ini yang menggerakkan polisi untuk membuka kap mobil yang dihentikan di jalan. Semula, ketika dilakukan pemeriksaan, petugas awalnya tidak menemukan barang bukti apapun di dalam mobil.

Badan pelaku pun sudah digeledah dan juga seluruh isi mobil sudah diubeg-ubeg. Namun hasilnya masih nihil. Tapi polisi tidak berhenti di situ saja. Pemeriksaan mobil terus dilakukan untuk memastikan.

Akhirnya, ketika polisi membuka bagian kap mobil.......cling ditemukanlah plastik bewarna biru yang berisi empat plastik warna putih berisi pil yang sangat banyak.

Lokasi penemuan plastik berisi pil ekstasi itu sulit terendus di awal karena diikatkan ke selang hingga plastik itu berada di belakang lampu depan.

Baca: Miss Indonesia Asal Jambi Kalahkan Pacar Anak Ahok Di Ajang Miss Indonesia 2019

Baca: Tak Tahan Dituduh Terus Menerus, Fifi Lety Akhirnya Bongkar Perselingkuhan Veronica Tan, Good Friend

Satu platik berada di belakang lampu depan kanan, dan satu plastik lagi di bagian belakang lampur depan kiri. Atas temuan itu Rajali Ibrahim langsung dibawa polisi ke Mapolda Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Napi Berbisnis Narkoba

Sepertinya, Menteri Hukum dan HAM perlu segera mengevaluasi pola pembinaan yang terjadi di lembaga pemasyarakatan. Betapa tidak, dalam sepekan ini terungkap dua kasus narkoba yang ternyata dikendalikan narapidana dari lembaga pemasyarakatan.

Menurut catatan tribunjambi.com, beberapa hari lalu, seorang napi di Jambi terungkap menyuruh sipir jemput sabu. Terbaru, napi Riau terindikasi berbisnis ekstasi.

Baca: Indonesia dan Malaysia Gelar Tourism Gathering

Baca: Minyak Kelapa Diklaim Lebih Sehat, Yuk Buat Sendiri di Rumah

Baca: Makan Mi Rebus Seorang Gadis Tewas, Berikut 4 Fakta nya

Jejak bisnis narkoba seorang napi di sebuah lembaga pemasyarakatan di Riau terendus setelah polisi berhasil menangkap kurir yang disuruhnya mengantar narkoba ke Jambi dan Palembang.

Tak tanggung-tanggung, narkoba jenis ekstasi yang disuruh dibawa kurir mencapai 4.000 butir.
Pil ekstasi tersebut merupakan jenis super, sesuai keterangan yang disampaikan oleh Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta, saat konfrensi pers di Mapolda Jambi, Jumat (15/2).

Halaman
123
Editor: Dodi Sarjana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved