Menguak Keberadaan Dentasemen Harimau (Den Harin), Pasukan Elite Indonesia yang Misterius
Proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Soekarno-Hatta pada 17 Agustus 1945 ternyata tidak diketahui secara merata.
Selain diangkat sebagai Pahlawan Nasional pada 6 November 1973, Mongisidi juga mendapatkan penghargaan tertinggi dari negara, yakni Bintang Mahaputra.
Nama Mongisidi pun diabadikan sebaga nama bandara, kapal perang, dan satuan militer (TNI).
Konon ABRI (TNI) di era Orde Baru memiliki pasukan khusus yang dinamai Datasemen Harimau ( Den Harin ) yang bertugas mengawal Presiden secara senyap.
Tapi keberadaan ‘’pasukan super’’ yang dianggap jauh lebih hebat dari Kopassus ini masih gelap dan simpang siur karena tidak adanya bukti yang otentik.
Padahal sebagai satuan khusus yang dibentuk secara resmi oleh pemerintah, jika Den Harin memang ada pasti ada bukti dan dokumen otentiknya. (Intisari)
Menguak Keberadaan Dentasemen Harimau (Den Harin) yang Misterius
Keberadaan pasukan khusus plaing elite di Idonesia dikatakan sebagai hoaks.
Bukan tanpa sebab kenapa begitu, keberadaan Dentasemen Harimau (Den Harin) tidak bisa dibuktikan eksistensinya.
Namun, meski demikian Den Harin yang dikenal sangat hebat diyakini dibentuk pada tahun 1986.
Den Harin disebut-sebut hasil bentukan Jenderal L.B. Moerdhani dua tahun sebelum menjabat Panglima TNI.
Pasukan yang dibentuk ini menampung prajurit hebat dari lingkungan TNI AD, AL, AU, dan POLRI.
Semuanya diseleksi ketat agar menghasilkan pasukan yang benar-benar mematikan.
Baca: Daftar Pemenang Grammy Awards 2019 - Dua Lipa Jadi Best New Artist
Tugas Pokok Den Harin
Dentasemen Harimau memiliki tugas khusus untuk menanggulangi teror-teror yang masuk ke Indonesia.
Pasukan ini juga mengawal Presiden meski tidak terafiliasi dengan Paspampres yang sudah sangat terkenal itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/detasemen-harimau-den-harin.jpg)