Pengrajin Batik Diminta Pertahankan Kualitas, Ini Pesan Bupati Tanjab Timur
"Kalau kualitas bagus peminat pasti akan banyak. Apalagi batik kita ini ada yang sudah beredar di luar kabupaten bahkan provinsi," ujarnya.
Penulis: Zulkipli | Editor: Deni Satria Budi
Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Berbagai motif batik khas Kabupaten Tanjung Jabung Timur, saat ini telah memiliki hak paten. Namun demikian, motif-motif batik yang telah ada masih butuh polesan agar kualitasnya terjamin.
Adapun motif batik khas Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang telah mendapat hak paten diantaranya, motif kapal layar, motif buah pedada, motif burung migran, serta motif biota laut seperti kepiting dan kerang.
Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto dihadapan pengrajin batik belum lama ini mengatakan, meskipun saat ini batik Tanjabtim sudah di kenal di pasaran, namum para pengrajin batik harus memperhatikan kualitas.
Baca: VIDEO: Operasi Penutupan Ilegal Drilling di Pompa Air Dihentikan, Ini Penyebabnya
Baca: Pelayanan Belum Maksimal, Lurah Nipah Panjang II Berharap Ada Rehab Kantor Tahun Ini
Baca: Sama-sama Jebolan Pasukan Baret Merah Kopassus, Sosok Mertua & Menantu Ini Kini Jadi Jenderal TNI
"Utamakan kualitas, jangan sampai mengecewakan," kata Bupati
Dikatakannya meskipun saat ini pemerintah melalui dinas Perindag berupaya memasarkan batik Tanjabtim jika tidak di dukung dengan kualitas, upaya tersebut akan sia-sia.
"Kalau kualitas bagus peminat pasti akan banyak. Apalagi batik kita ini ada yang sudah beredar di luar kabupaten bahkan provinsi," ujarnya.
Tidak hanya di minta menjaga kualitas batik saja, pengrajin batik juga di tuntut untuk kreatif. Apalagi corak batik cukup rentan dengan deterjen. Ditambah lagi untuk menjaga corak batik ada deterjen khusus yang harganya cukup mahal.
Baca: Dibuat dengan Tulis Tangan dan Pewarna Alami, Batik Danau Sipin Dibandrol hingga Rp 2 Jutaan
Baca: UPDATE Vanessa Angel Setelah Pingsan Begini Kondisinya Sekarang, Minta Penangguhan Penahanan
Baca: VIDEO: Fasilitas Ilegal Drilling di Batanghari, dari Warung Nasi Hingga Jasa Pembuatan Ring Pompa
"Keterangan pengrajin batik ini tidak bisa di cuci dengan deterjen, karena corak nya akan pudar. Kita ingin bagaimana corak batik meski di cuci dengan deterjen coraknya tidak pudar," tegasnya.
Di tambahkannya, saat ini pemerintah daerah terus mendukung para pengrajin batik, mulai dari pemberian peralatan batik dan penyediaan rumah batik. Dengan harapan daerah luar mengenal Tanjabtim dari batiknya.
"Kita ingin batik Tanjabtim terkenal, kan pendukung peralatan batik sudah ada," harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bupati-tanjab-timur-romi-haryanto-saat-melihat-pengrajin-batik.jpg)