Tidak Serahkan Berkas, Peserta CPNS yang Lolos Dianggap Mengundurkan Diri

"Setelah berkas di kumpulkan, kita mengentri. Itu mengecek kesesuaian berkas. Entri berkas ini sudah harus selasai sampai tanggal 10 Pebruari,"

Tidak Serahkan Berkas, Peserta CPNS yang Lolos Dianggap Mengundurkan Diri
tribunjambi/syamsul bahri
Peserta yang lolos CPNS, melengkapi berkas di BKD Muarojambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Penerimaan pemberkasan CPNS yang sudah lulus dalam tahap SKD dan SKB di Kabupaten Muarojambi, tinggal dua hari lagi. Peserta CPNS yang lulus tersebut diminta untuk segera menyerahkan berkas ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muarojambi.

Buya Nahri, Kepala Bidang Pengangkatan Pensiun dan Data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muarojambi mengatakan, sesuai dengan aturan yang ada, bahwa penerimaan pemberkasan berakhir pada Jumat (25/1/2019).

"Jadi, ketika lewat dari jadwal yang sudah di tentukan berarti otomatis mengundurkan diri. Lain halnya kalau ada penyebab bisa diterima, dalam keadaan darurat, seperti bencana. Itu ada dispensasinya," sebut Buya.

Baca: 4 Fakta Abu Bakar Baasyir Batal Bebas, No 2 Tak Mau Tanda Tangan

Baca: Adik Vanessa Angel yang Masih Sekolah Kena Dampaknya, Uya Kuya: Jangan Kait-kaitkan

Baca: VIDEO: Gelombang Pasang Rusak Kawasan Konservasi Penyu Mampie Polman

Ketika selesai proses penerimaan berkas kata Buya Nahri, maka pihaknya akan melakukan entri pemberkasan. Hal ini merupakan tahapan untuk memasukan pemberkasan yang telah di lakukan oleh peserta CPNS ke BKN.

"Setelah berkas di kumpulkan, kita mengentri. Itu mengecek kesesuaian berkas. Entri berkas ini sudah harus selasai sampai tanggal 10 Pebruari," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengentrian berkas tersebut, pihaknya tinggal menunggu hasil dari BKN. Karena kata Buya Nahri, nantinya Nomor Induk Pegawai (NIP) akan di keluarkan oleh BKN, bukan BKD Muarojambi.

Baca: Banyak yang Belum Tahu, WhatsApp Kini Batasi Teruskan Pesan 5 Kali Sehari, ini Fakta Selengkapnya

Baca: Ketika Si Petrus Menjadi Momok Para Preman: Penjahat Dieksekusi Dimasuk dalam Karung

Baca: Bagikan Voucher Umrah saat Kampanye, Presenter Mandala Shoji Divonis 3 Bulan Penjara

"Jadi, setelah proses pengentrian data itu, kita hanya menunggu hasil dari BKN pusat. Masalah NIP didapat setelah mendapatkan perimbangan teknis dari BKN, sudah itu baru kita tau," ujarnya.

Dalam pengentrian data kata Buya, ada beberapa kendala yang dihadapi. Adapun kendala tersebut yaitu terkait dengan konektivitas internet dan listrik.

"Iya, kendala itu mati lampu seperti sekarang, karena mati lampu jadi jaringan internet juga susah. Jadi kita sulit untuk entri data," pungkasnya.(*)

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved