Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Lama Tak Tampil di Televisi, Ternyata Artis Rachel Amanda Idap Kanker Tiroid Tapi Berhasil Sembuh

Rachel Amanda, aktris cantik yang lama tidak terlihat menghiasi layar kaca akhirnya bisa bernafas legah setelah berhasil menang melawan kanker tiroid.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kompas.com
10082017 RAchel Amanda 

TRIBUNJAMBI.COM – Anak milenium pasti kenal dengan sosokartis cantik satu ini. 

Ya, dia adalah Rachel Amanda, terkenla dalam sinetron-sinetron di tahun 2000'an.

Rachel Amanda ternyata memiliki rahasia yang banyak tak diketahui orang banyak.

Rachel Amanda, aktris cantik yang lama tidak terlihat menghiasi layar kaca akhirnya bisa bernafas legah setelah berhasil menang melawan kanker tiroid.

Baca Juga:

Kehadiran Cawapres Sandiaga, BPP Prabowo-Sandiaga di Jambi Ngaku Belum Dapat Intruksi

VIDEO:Wanita Muda ini Buka Bajunya Dihadapan Manager Bank Karena Pinjamannya Ditolak, Selanjutnya. .

Ruang Rawat Inap di Kawasan Kampung Madani SAD Dibangun, Pemkab Juga Tempatkan Petugas Kesehatan

Harus Bayar Bagasi Pesawat Rp2,5 Juta, Dodol yang Dibawa Penumpang dari Kualanamu ini Ditinggalkan

Di Pagi-pagi Pasti Happy, Billy Syahputra Adu Jotos dengan Pengacara Kriss Hatta, Videonya Viral

Ia yang didiagnosis Dokter terkena kanker tiroid stadium satu pada tahun 2014 merasa beruntung karena penyakitnya dapat lebih cepat ditangani.

Kini, ia lebih fokus menjaga kesehatan mental dan kesehatan.

Melansir dari Kompas.com, Amanda mengatakan menderita hipertiroid dan minum obat secara rutin.

Kondisi hipertiroid atau hormon tiroid yang terlalu aktif membuatnya mengalami gejala gampang lelah, jantung berdebar-debar, metabolisme tinggi, dan juga sering gemetar.

"Waktu itu aku minum obat hipertiroid untuk menormalkan hormonnya, tetapi setelah stabil leherku makin bengkak dan ternyata ada tumor di tiroid kanan," tuturnya

Tindakan operasi dilakukan mengangkat benjolan di kelenjar tiroid.

Namun, dokter akhirnya mengangkat kedua tiroidnya dan menemukan sel kanker di bagian tiroid kirinya. Kemudian menjalani terapi radiasi satu kali.

"Kanker tiroid tidak jelas penyebabnya. Pada aku sepertinya faktor genetik dan juga radikal bebas karena aku sering terpapar asap rokok di lokasi syuting," katanya.

Baca Juga:

Bunuh Anggotanya, TNI Perketat Perburuan Pimpinan KKB Paling Kejam ini di Zona Merah Jayapura

Beredar Tabloid Indonesia Barokah di Masjid Wilayah Jabar, Isinya Singgung Prabowo, Bikin Resah

Apresiasi Kinerja Polisi, Dinsos Tanjabtim Beri Pendampingan untuk Korban Pidofhilia di SLB

Harus Bayar Bagasi Pesawat Rp2,5 Juta, Dodol yang Dibawa Penumpang dari Kualanamu ini Ditinggalkan

Cara Mudah Memutihkan Gigi, Hanya Dalam 5 Hari Hasil Terlihat, Ganti Pasta Gigi dengan Ini

Walau sudah dioperasi dan dinyatakan sembuh, secara rutin Amanda mengonsumsi obat untuk tiroidnya.

Setiap bulan ia juga menjalani cek darah untuk mengukur kadar hormon tiroid dan pemindaian tubuh setahun sekali.

Sementara kesehatan mental ia bangun dengan melakukan olahraga yang membuatnya tenang, seperti yoga secara rutin.

Perlu diketahui, kanker tiroid adalah pertumbuhan sel abnormal yang terjadi di dalam kelenjar tiroid. Kelenjar berbentuk kupu-kupu pada bagian depan leher.

Kelenjar ini mengeluarkan hormon-hormon yang mengatur metabolisme, pertumbuhan, suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, berat badan, dan lainnya.

Melansir dari www.mayoclinic.org, gejala kanker tiroid susah dideteksi pada awal penyakit.

Namun, saat kanker tiroid sudah tumbuh dapat menyebabkan benjolan di kulit di leher, perubahan suara semakin serak, sulit menelan, nyeri pada leher dan tenggorokan.

Serta, pembengkakan kelenjar getah bening di leher.

Saat kanker tiroid tumbuh akan terjadi perubahan genetik pada tubuh dan sel kanker bisa berkembang biak dengan cepat.

Akumulasi sel tiroid yang abnormal membentuk tumor yang menyerang jaringan dan menyebar ke seluruh tubuh.

Orang-orang yang berisiko lebih tinggi terkena kanker tiroid, yakni orang-orang yang sering terkena paparan radiasi tingkat tinggi.

Baca Juga:

7 Daftar Makanan Sehat yang Bikin Berat Badan Naik, No 5 Ikan Nila Lho

Promo Beli Mobil Toyota Avanza Baru dengan 7 Pilihan Membeli, Auto2000 Tawarkan Hingga Februari 2019

Pasca Kasus Pedofhilia, Proses Belajar Mengajar di SLBN Tetap Berjalan Normal

Bintil Susu Bikin Wajah Kurang Sedap Dipandang, Singkirkan dengan 5 Cara Mudah Ini

Lalu, mempunyai sindrom genetik tertentu yang diturunkan seperti kanker tiroid meduler familial dan neoplasia endokrin multipel.

Kemudian, perempuan berisiko lebih tinggi terkena kanker tiroid dibandingkan pria.

Jenis kanker tiroid

· Kanker tiroid papiler muncul dari sel-sel folikel yang memproduksi dan menyimpan hormon tiroid. Kanker tersebut paling sering diderita usia 30-50 tahun.

· Kanker tiroid folikel biasanya diderita orang-orang yang lebih dari usia 50. Kanker sel Hurthle adalah jenis kanker tiroid folikel yang jarang dan berpotensi lebih agresif.

· Kanker tiroid meduler dimulai pada sel tiroid yang disebut sel C yang menghasilkan hormon kalsitonin. Peningkatan kadar kalsitonin dalam darah dapat mengindikasikan kanker tiroid meduler pada tahap yang sangat dini. Sindrom genetik tertentu meningkatkan risiko kanker tiroid meduler, meskipun hubungan genetik ini jarang terjadi.

· Kanker tiroid anaplastik adalah kanker langka yang sangat sulit diobati. Umumnya terjadi pada orang dewasa yang berusia lebih dari 60 tahun.

· Limfoma tiroid adalah bentuk langka kanker tiroid yang dimulai pada sel sistem kekebalan dan tumbuh sangat cepat.

Pengobatan Kanker Tiroid

Tiroidektomi. Prosedur mengangkat kelenjar tiroid, baik sebagian (hemitiroidektomi) atau keseluruhannya (tiroidektomi total).

Terapi pengganti hormon. Pasien memerlukan tablet pengganti hormon seumur hidupnya. Tes darah secara teratur perlu dilakukan untuk menyesuaikan dosis dan memantau kadar hormon yang tepat untuk tubuh.

Pengaturan kadar kalsium. Operasi pengangkatan kelenjar tiroid seringkali berpengaruh terhadap kelenjar paratiroid. Kelenjar paratiroid terletak di dekat kelenjar tiroid dan berfungsi mengatur kadar kalsium dalam darah.

Baca Juga:

Ini Modus dan Alasan Pelaku Pedofil Saat Beraksi Kepada Korbannya, Jawabannya Mengejutkan

Sosialisasi Empat Pilar di Muaro Jambi, Ini Pesan Ihsan Yunus

Mulailah Makan Mentimun Hari Ini Setiap Hari, Anda Akan Kaget Saat Tubuh Alami 4 Hal Positif

Adik Vanessa Angel yang Masih Sekolah Kena Dampaknya, Uya Kuya: Jangan Kait-kaitkan

Perawatan iodium radioaktif. Pengobatan ini berfungsi menghancurkan sel-sel kanker yang masih ada dan mencegah agar tidak muncul lagi setelah menjalani operasi.

Radioterapi eksternal. Pada prosedur ini, gelombang radioaktif diarahkan ke bagian tubuh yang terpengaruh. Pengobatan ini biasanya dilakukan untuk mengatasi kanker tahap lanjutan atau karsinoma tiroid anaplastik.

Kemoterapi. Prosedur mengatasi karsinoma tiroid anaplastik yang sudah menyebar hingga ke bagian tubuh lain. Pasien diberikan obat sangat kuat untuk membunuh sel-sel kanker. (bangkapos.com/Jovanka)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Lama Tak Muncul di Televisi Ternyata Rachel Amanda Idap Penyakit Kanker, Namun Ia Berhasil Sembuh

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

IKUTI FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved