Pembunuh Siswi SMK di Bogor Terungkap Identitasnya dari Medsos Korban, Pelaku Sempat Menyangkal
Sudah diketahui pembunuh Siswi SMK di Bogor, Adriana Yubelia Noven Cahya yaitu berinisial S. Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran.
Simak video di sini.
Berikut fakta-fakta pembunuhan siswi SMK di Bogor:
1. Korban Ditemukan Telah Berlumuran Darah
Korban bernama Adriana Yubelia Noven yang merupakan siswi SMK Baranangsiang, ditemukan terbujur lemas oleh warga di gang belakang Masjid Raya Kota Bogor.
Mengitup Tribun Bogor yang berada di lokasi kejadian, diketahui pisau bergagang hitam masih tertancap di dada kiri korban saat ditemukan.
Seorang warga bernama Roza (15) mendengar warga sekitar berteriak minta tolong karena menemukan korban telah terkapar bersimbah darah.
"Orang tua saya jaga kosan sebelah gang ini, terus ada warga teriak, ayah saya keluar dan saya ikut. Pas lihat sudah terkapar," ungkap Roza.
2. Korban Hidup Sendiri di Bogor
Seorang pengurus RW 3 di kelurahan Baranangsiang, Aulia (50) turut mendampingi jenazah korban yang kini berada di RS PMI Bogor.
Aulia mengatakan, korban merupakan siswi SMK yang hidup sendiri di Baranangsiang.
"Masih menunggu keluarga korban. Semua statment dari keluarganya. Keluarganya ada di Bandung dan masih dihubungi. Korban tinggal sendiri di sini (Bogor)," ungkapnya, dikutip Grid.ID dari Tribun Bogor.
Baca: Momen Besar Ini yang akan Diungkap di Film Captain Marvel tentang Nick Fury yang Bikin Penasaran
Baca: Hasil Survei Elektabilitas Prabowo Masih Dibawah Jokowi, Fadlizon; Banyak Hasil Survei Tak Akurat
Baca: VIDEO: Detik-detik Ustaz Arifin Ilham Naik Jet Pribadi, Yusuf Mansur Sebut Pinjaman Seseorang
Baca: TNI AD Buka Penerimaan Taruna/i, Bintara & Tamtama - Mabes TNI Buka Lowongan Tenaga Kesehatan & Umum
3. Korban Disebut Sempat Diintai Sebelum Dibunuh
Ragil, seorang warga yang bekerja sebagai juru parkir ini, mengaku sempat melihat seorang laki-laki yang mengintai di daerah tersebut.
"Iya kelihatannya sudah ngintai sejak berhari-hari, sempat lihat tapi lupa lupa ingat," ujar Ragil.
Ia mengatakan, pria tersebut mulai beraksi melakukan perbuatan kejinya ketika melihat korban sedang menurni anak tangga.