Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pertempuran Tak Terlupakan, Kopassus 'Pecundangi' Pasukan Elite Inggris di Hutan Kalimantan

Mayat anggota SAS itu terpaksa dikuburkan di tengah hutan Kalimantan. Hanya dog tag dan persenjataannya yang dikirim ke Jakarta sebagai barang bukti.

Tayang:
Editor: Duanto AS
Indo Polhukam
Kopassus. 

Mayat anggota SAS itu terpaksa dikuburkan di tengah hutan Kalimantan. Hanya dog tag dan persenjataannya yang dikirim ke Jakarta sebagai barang bukti.

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam situasi pertempuran seperti ini, kemampuan Kopassus diuji. Baik di medan terbuka maupun hutan belantara, meski dalam jumlah sedikit, tetap mampu mengalahkan musuh yang lebih banyak dan berperalatan lebih canggih.

'Pertemuan' Kopassus dengan Special Air Service (SAS) ini tak akan terlupakan dalam sejarah Kopassus.

Pada 1964, Kopassus yang saat itu masih bernama RPKAD ( Resimen Para Komando Angkatan Darat) memberangkatkan tim kecil ke Kalimantan dalam rangka operasi Dwikora, konfrontasi dengan Malaysia.

Tak di sangka, dua pasukan elite itu bertemu di pedalaman rimba Kalimantan. Akhirnya, RPKAD bertempur melawan pasukan elite Inggris.

Kemampuan Kopassus:

Operasi Militer Perang (OMP):

  • - Direct Action serangan langsung untuk menghancurkan logistik musuh
  • - Combat SAR, Anti Teror
  • - Advance Combat Intelligence (Operasi Inteligen Khusus)

Operasi Militer Selain Perang (OMSP)

  • - Humanitarian Asistensi (bantuan kemanusiaan)
  • - AIRSO (operasi anti insurjensi, separatisme dan pemberontakan)
  • - Perbantuan terhadap kepolisian/pemerintah
  • - SAR Khusus serta Pengamanan VVIP

Kopassus mempunyai sejarah panjang dalam pertempuran. Satu di antaranya saat 'bertemu' pasukan elite Inggris SAS yang disebut-sebut terhebat di dunia.

Baca: Kopassus Rampungkan Misi Hanya Butuh 3 Menit, sebelumnya Pembajak Menari-nari Dalam Pesawat

Baca: Kisah Hartini, Pramugari Garuda Istri Anggota Kopassus, Suami Kerap Tiba-tiba Hilang

Baca: Ramalan Zodiak 1 Januari 2019, Taurus Penuh Dilema Cinta, Gemini Semangatmu Terus Menyala

Baca: Ramalan 2019, Ahok Diterawang Mbah Mijan Akan Mengalami Hal Ini, Didoakan Dapat Pasangan yang Cocok

Baca: Inilah Satu-satunya Sosok Wanita yang Bisa Bikin Soeharto Minder dan Ciut Nyali Karena Cinta

SAS merupakan pasukan paling berbahaya, yang menempati peringkat pertama sebagai pasukan elite di dunia.

Namun siapa sangka, pasukan SAS dipencundangi Kopassus ( RPKAD) saat bertempur di pedalaman hutan belantara Kalimantan.

Pada 1961-1966, meletus konfrontasi Indonesia dan Malaysia. Kondisi itu memicu konflik bersenjata di perbatasan, baik berupa penyusupan pasukan gerilya maupun pasukan reguler.

Tindakan militer untuk menggempur Malaysia dikumandangkan Presiden Soekarno, di depan rapat raksasa di Jakarta pada 3 Mei 1964.

Presiden Soekarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora).

Poin pertama, pertinggi ketahanan revolusi Indonesia. Kedua, bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Serawak, dan Sabah untuk menghancurkan Malaysia.

ILUSTRASI Prajurit Kopassus. Identik dengan baret merah.
ILUSTRASI Prajurit Kopassus. Identik dengan baret merah. (kompasiana)
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved