Rabu, 13 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tiba-tiba Muncul Memar Tanpa Sebab? Waspada 6 Penyakit Ini Ya!

Jika merasa kerap muncul memar yang aneh pada tubuh, bisa jadi karena penyakit berikut ini.

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
(bicycling.com)
Ilustrasi Memar 

3. Usia

Semua orang terkadang mengalami memar, tetapi itu umum bagi orang untuk lebih mudah memar saat bertambah usia.

Ini karena perubahan dalam tubuh.

Mayo Clinic menjelaskan bahwa memar biasanya disebabkan oleh dampak yang membuat kapiler, pembuluh darah kecil di dekat permukaan kulit, pecah dan darah bocor keluar.

Ketika tubuh menyerap kembali darah, tanda hitam dan biru muncul.

Tetapi pada orang yang lebih tua, kulit "menjadi lebih tipis dan kehilangan beberapa lapisan lemak pelindung yang membantu meredam pembuluh darah Anda dari cedera."

Baca: 10 Hal yang Masih Bisa Dilakukan Tubuh Manusia Setelah Meninggal, Melahirkan hingga Kentut

Baca: Gunung Krakatau Meletus Tahun 1883 & Tenggelamnya Benua Atlantis Secara Misterius, Apa Hubungannya?

4. Obat penghilang rasa sakit

Obat-obatan tertentu yang dijual bebas untuk nyeri, seperti ibuprofen, dapat mengencerkan darah.

Itu kadang-kadang bisa menyebabkan memar lebih mudah dan berdarah.

Risikonya lebih tinggi untuk orang yang sudah mengambil pengencer darah yang ditentukan untuk melindungi terhadap penyakit jantung.

5. Penyakit hemophilia dan Von Willebrand

Kedua gangguan perdarahan ini disebabkan oleh kurangnya faktor pembekuan darah tertentu, menurut American Society of Hematology.

Baca: Bahaya Penggunaan Kalung dan Gelang Pada Bayi Apalagi Sedang Tumbuh Gigi

Baca: 4 Tempat Favorit Hantu di Dalam Rumah, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ada kasus langka di mana seseorang telah mengembangkan memar di kemudian hari, setelah sistem kekebalan tubuh mereka menciptakan antibodi yang menyerang faktor pembekuan alami dalam darah mereka.

"Karena darah tidak menggumpal dengan benar tanpa faktor pembekuan yang cukup, luka atau cedera apapun membawa risiko pendarahan yang berlebihan," jelasnya.

"Selain itu, orang-orang dengan hemofilia mungkin menderita pendarahan internal yang dapat merusak sendi, organ, dan jaringan dari waktu ke waktu."

Sumber: Nakita
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved