VIDEO: Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 2, Manajer Tim Liga 3 Ungkap Dalang Pengaturan Skor Sepak Bola
cara Mata Najwa bertajuk PSSI Bisa Apa Jilid 2 menguak banyak hal yang terjadi di dalam PSSI, seperti pengaturan skor sepak bola.
Mata Najwa "PSSI Bisa Apa Jilid 2" Manajer Tim Liga 3 Beberkan Dalang Pengaturan Skor Sepak Bola
TRIBUNJAMBI.COM - Acara Mata Najwa bertajuk PSSI Bisa Apa Jilid 2 menguak banyak hal yang terjadi di dalam PSSI, seperti pengaturan skor sepak bola yang terjadi di Indonesia.
Simak Videonya di akhir berita.
Sejumlah nama disebut sebagai dalang pengaturan skor sepak bola Indonesia dalam acara Mata Najwa yang bertajuk PSSI Bisa Apa Jilid 2 yang tayang di Trans7, Rabu (19/12/2018).
Miss T, seorang wasit perempuan dalam kompetisi futsal profesional diduga juga menjadi salah satu dalang pengaturan skor. Selain Miss T, adapula nama Mr P.
Hal ini diungkap oleh Manajer Tim Liga 3, Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani.
Manajer Persibara Banjarnegara ini membongkar kasus match fixing yang terjadi di Liga 3 2018.
Lasmi Indaryani mengungkap hal itu setelah timnya masuk dalam pusaran kasus match fixing gelaran Liga 3 musim ini.
Baca: BNPB Ungkap Prediksi Bencana yang Bakal Terjadi di Tahun 2019, Ada Hidrometeorologi dan Geologi
Baca: Teriak Tikam, tikam, Empat Begal Beraksi di Kecamatan Bathin VIII, Korban Bisa Kabur
Baca: Sudah 21 Terduga Teroris yang Ditangkap, Kapolri Pastikan Tak Ada Ancaman Teror Jelang Nataru
Kata Lasmi, ada oknum bernisial "Miss T" yang menghubungi timnya untuk terlibat dalam pengaturan skor.
Dalam pernyataannya, Miss T itu bernama Tika. Di mana kata Lasmi, Tika merupakan wasit futsal di Indonesia.
Namun sejauh ini belum ada kejelasan terkait siapa sosok Tika yang dimaksud wanita yang juga politisi Demokrat itu.
PSSI Bisa Apa JIlid 2, Vigit Waluyo Disebut Raja di Liga 2, Dua Tim yang Diatur PSS Sleman dan PSMP
Edy Rahmayadi dan Pengurus PSSI Tolak Hadir di Diskusi Mafia Sepak Bola Indonesia di Mata Najwa
Menguak Praktik Pengaturan Skor oleh Oknum PSSI, Bisa Naik Kasta Asal Bayar Jutaan Rupiah
Menurut pengakuan Lasmi Indaryani, Persibara Banjarnegara semula ditawari untuk membayar uang 600 juta demi bisa lolos ke babak 32 besar Nasional.
Baca: 7 Fakta tentang Yesus, dari Tren Rambut Panjang hingga Aturan Diet Kristen yang Dihapus
Baca: Daftar Prediksi Bencana 2019 dari BNPB, Kapan dan Dimana Pergerakan di Bawah Bumi?