Cabai Lokal asal Jangkat Panen, Harga Dipasaran Mulai Turun

"Cabai Jangkat masuk, biasonyo cuman cabai dari Padang dan Jawo bae. Jadi, sekarang boleh dikatakan cabai lagi banjir," sebut pedagang.

Penulis: Muzakkir | Editor: Deni Satria Budi
tribunjambi/muzakkir
Harga cabai di Merangin, lebih murah dari harga sembako lainnya. Hal itu dikarenakan cabai lokal dari Jangkat, juga sedang panen 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Menjelang natal dan tahun baru, harga ayam dan telur di Pasar Baru Kota Bangko, mulai naik. Menurut pedagang, tingginya harga ayam sudah menjadi tradisi setiap hari-hari besar.

Diakui para pedagang, kenaikan harga tersebut, bukan pedagang yang memainkannya, melainkan pemasok atau broker.

"Kami ini cuman jual bae. Kalau kami beli mahal, tentu kami jual juga mahal. Coba tanya brokernya, kenapa bisa naik harganya," kata Astuti, pedagang ayam dipasar Baru Kota Bangko.

Baca: Tak Hanya Bikin Sakit Perut, Ini 3 Manfaat Cabai bagi Kesehatan!

Baca: Cara Pendaftaran BPJS Kesehatan Untuk Bayi Baru Lahir Menurut Perpres 82 Tahun 2018

Baca: Karena Aksi Kopassus Gigit Kepala Ular Sampai Putus, Netizen Amerika Sampai Kagum & Terheran-heran

Disisi lain, ada beberapa harga barang yang turun, yaitu harga cabai. Saat ini harga cabai merah keriting Rp22 ribu per kilogram yang sebelumnya harga cabai ini Rp25 hingga Rp30 ribu per kilonya.  Begitu juga dengan harga cabai rawit. Saat ini dijual Rp20 ribu.

Turunnya harga cabai ini dikarenakan cabai lokal di Merangin, sedang masa panen. Jadi, cabai yang masuk ke pasar melimpah.

"Cabai Jangkat masuk, biasonyo cuman cabai dari Padang dan Jawo bae. Jadi, sekarang boleh dikatakan cabai lagi banjir," sebut pedagang.

27032018_cabai
27032018_cabai (TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ)

Jika cabai lokal terus masuk, pedagang memastikan jika harga bisa kembali turun. Diprediksi harga perkilogram bisa mencapai belasan ribu.

"Serba salah, harga murah, kasihan pedagang, harga mahal kasihan pembeli," ujarnya.

Warga yang ditemui dipasar meminta agar harga sembako stabil. Jangan terlalu mahal dan jangan terlalu murah.

"Minta stabil lah. Tapi kalau ayam, harus diturunkan," kata Rohmah, yang mengaku warga setempat. (*)

Baca: BREAKING NEWS, Sungai Batang Merangin Kembali Makan Korban, Seorang Pemuda Dikabarkan Hanyut

Baca: Clift Sangra Blak-blakan Ungkap Berseteru dengan Putri Artis Film Horor Suzanna Gara-gara Uang

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved