Indonesia Enggan Bernegosiasi dengan KKB di Papua, Wiranto Sampai Sebut Egianus Kogoya Seperti ini

Indonesia Enggan Bernegosiasi dengan KKB di Papua, Wiranto Sampai Sebut Egianus Kogoya Seperti ini

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribunmedan dan TribunJambi
Menkopolhukam, Wiranto Mengatakan akan Menghabisi KKB yang Menggangu Negara 

Dalam sebuah video yang diposting terlihat seorang pria memakai jaket dan bandana bendera Jack Union Inggris yang diidentifikasi sebagai pimpinan KKB Egianus Kogeya.

4. KKB Papua Bersandiwara Seolah Jadi Korban TNI

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga, Papua, menuding TNI telah melakukan penyerangan dengan menggunakan helikopter tempur dan pengeboman melalui udara.

KKB menyebut, tindakan tersebut dilakukan TNI saat mengevakuasi jenazah para pekerja jembatan yang menjadi korban penembakan.

Bahkan disebutkan pula, akibat penyerangan oleh TNI tersebut, sejumlah warga sipil tewas menjadi korban.

Selain melakukan penyerangan, KKB juga menyebut, telah terjadi kesepakatan zona perang di kawasan Habema hingga Mbua.

Fakta Baru, 2 Anggota TNI Tertembak Belum Dievakuasi hingga Kawasan Yigi Menjadi Zona Merah
Fakta Baru, 2 Anggota TNI Tertembak Belum Dievakuasi hingga Kawasan Yigi Menjadi Zona Merah (Dok. Polda Papua)

5. Kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih

Mengutip dari Kompas.com, KODAM XVII/Cendrawasih akhirnya angkat bicara mengenai adanya tudingan tentang serangan yang dilakukan TNI terhadap KKSB.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Mohammad Aidi tak menampik, TNI datang ke lokasi menggunakan helikopter.

Namun, TNI tidak melakukan serangan bom.

“Kami perlu tegaskan di sini, TNI tidak pernah menggunakan serangan bom."

"TNI hanya menggunakan senjata standar pasukan infanteri, yaitu senapan perorangan yang dibawa oleh masing-masing prajurit."

Baca Juga:

Kisah Haru, Bertahun-tahun Pacaran, Berakhir di KUA Sebagai Saksi Sang Pacar Menikah

Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Polres Sarolangun Siagakan 3 Pos Pengamanan di Perbatasan

Masih Koordinasi, Bawaslu Ancam Tindak Angkot yang Pasang Atribut Caleg

"Media dan warga juga bisa melihat, alutsista yang digunakan TNI hanya helly angkut jenis bell dan MI-17."

"Tidak ada helly serang apalagi pesawat tempur atau pesawat pengebom,” ungkapnya, Minggu (9/12/2018).

Aidi menjelaskan, penggunaan helikopter merupakan upaya mempermudah evakuasi jenazah korban dari lokasi penembakan.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved