Indonesia Enggan Bernegosiasi dengan KKB di Papua, Wiranto Sampai Sebut Egianus Kogoya Seperti ini

Indonesia Enggan Bernegosiasi dengan KKB di Papua, Wiranto Sampai Sebut Egianus Kogoya Seperti ini

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribunmedan dan TribunJambi
Menkopolhukam, Wiranto Mengatakan akan Menghabisi KKB yang Menggangu Negara 

Wiranto pun enggan mejawab atas banyaknya spekulasi yang beredar, terkait

klaim KKB yang menyebut telah berhasil menguasai beberapa wilayah di Papua dan lain sebegainya.

Menurut Wiranto hal itu hanyalah bagian dari propaganda yang dilakukan KKB kepada Indonesia.

"Tadi Pak Kapolri (Tito Karnavian-Red) bilang propaganda-propaganda terus dan kita nggak mau dengarkan kita punya intelijen

sendiri. Kita tahu apa yang mereka lakukan, tau kekuatan mereka berapa, di mana

mereka ada, tinggal kita selesaikan aja. Jadi jangan dengarkan orang sudah ngacau kok," ujar Wiranto.

Postingan akun Facebook TPNPB mengenai tentara Indonesia gunakan bom udara.
Postingan akun Facebook TPNPB mengenai tentara Indonesia gunakan bom udara. (TPNPB)

3. Isi tiga permintaan KKB

Akun Facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengunggah postingan baru.

Kali ini Pimpinan KODAP III Ndugama Egianus Kogeya memberikan pernyataan mengenai kemauannya.

Mengutip dari grid.id, dalam video pernyataan itu, Egianus juga tidak meminta uang, bangunan, pemekaran kabupaten dan pembangunan jalan, tapi minta dilepas oleh NKRI.

"Saya minta pengakuan dilepas oleh NKRI, dipisah oleh NKR, Papua harus merdeka," papar Egianus Kagoye.

Selain itu dalam pernyataan, Egianus juga meminta boikot Pilpres 2019.

"Boikot Pilpres 2019," ujar Egianus.

Baca Juga:

Markas TNI Digetarkan Bom Kopaska Saat Soekarno Berkunjung, Bukan Marah Malah Bung Karno Tersenyum

Ciri Tokoh Sentral Perang Antar Suku Papua, Info Intelijen Pembantaian Nduga, dan Jatah Freeport

Ingin Mendahului, Ini Kronologi Kecelakaan Bus Famili Raya di Tebo, Versi Penumpang

"Jadi dengan tegas, saya sampaikan Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat dan Bupati-bupati dan DPRD dan DPD tidak boleh kasih suara untuk pemilihan presiden 2019," tambah Egianus.

Perlu diketahui sebelumnya Facebook TPNPB, telah memposting sebuah video permintaan KKB pada Jumat (14/12/2018).

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved