5 Tempat Wisata di Jambi Ini Bisa Jadi Referensi Liburan Akhir Tahun
Bagi kamu yang liburan akhir tahun ini akan menghabiskan waktu di Jambi, tidak ada saahnya bila mencoba menikmati liburan di lima tempat wisata
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
Kamu bisa menikmati pesona sungai dari atas jembatan ini. Bisa juga melihat dua bagian besar kota jambi dari tengah jembatan ini.
Saat malam, pesona lampu jembatan sangat eksotis. Jangan lupa mengabadikan foto di atas jembatan, upload di media sosialmu.
Baca: FOTO: Pedestrian Gentala Arasy Masih Ramai Dikunjungi Warga, Ternyata Ini Sebabnya
Baca: Libur Lebaran dengan Menikmati Pedestrian Gentala Arsy dari Ancolnya Batanghari
5. Candi Muaro Jambi

Satu lagi yang sangat direkomendasikan untuk dikunjungi adalah Candi Muaro Jambi, yang cuma berjarak tempuh sekitar 30 menit dari Kota Jambi.
Lokasinya berada di Kabupen Muaro Jambi. Untuk bisa ke candi bisa menggunakan jalur sungai maupun jalur darat. Namun lewat jalur darat paling cepat dan aman.
Nah untuk diketahui, Candi Muaro Jambi merupakan candi yang usianya lebih tua dari Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Candi ini diperkirakan dibangun abad ketiga atau empat.
Berarti sudah terbayang kan apa yang akan dinikmati di sini? Tentu saja karya agung yang dihasilkan oleh leluhur kita sekitar 1.600 tahun yang lalu yang masih ada hingga kini.
Candi Muaro Jambi juga sebagai komplek percandian terluas di Asia Tenggara. Konon, Candi Muaro Jambi merupakan pusat pendidikan terbesar di Asia pada masanya.
Baca: Wisata Budaya, Pramuka Santri Dikenalkan Budaya dan Sejara Candi Muaro Jambi
Baca: Sosialisasi Hasil Penelitian Balai Arkeologi Sumsel, Candi Muarojambi Beda dengan Kosmologi India
Baca: Temuan Candi di Teluk Ketapang Batanghari, Tanpa Penunggu Rusak Akibat Ulah Para Pemburu Batu Akik
Baca: Sejarah Candi Muaro Jambi, Tempat Anak Muda Zaman Kerajaan Mencari Ilmu
Tentu masih banyak lagi destinasi wisata di Jambi yang bisa dikunjungi. Di setiap kabupaten ada destinasi yang menarik, terutama wisata alam.
Apalagi di Kabupaten Kerinci, setiap jengkal Tanah Kerinci adalah destinasi yang menganggumkan. Makanya Kerinci dijuluki Sepenggal Tanah Surga yang Tercampak.