Libur Lebaran dengan Menikmati Pedestrian Gentala Arsy dari 'Ancolnya' Batanghari
Dari tepian sungai Batanghari itu, tampak elok Pedestrian Gentala Arsy dan menara yang menjulang tinggi.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Deni Satria Budi
Laporan wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Liburan di hari raya Idul Fitri atau lebaran, adalah momen yang sangat sayang dilewatkan. Sebagian masyarakat akan menghabiskan waktunya bersama keluarga. Mereka bisa bersilaturahim, berkumpul, atau berlibur bersama.
Di Kota Jambi, satu di antara tempat yang menjadi tujuan mengisi waktu saat berlibur adalah Ancol. Dari tepian sungai Batanghari itu, tampak elok Pedestrian Gentala Arsy dan menara yang menjulang tinggi. Selain itu, ketek (perahu mesin) yang berjejer di bibir sungai menjadi pemandangan tersendiri.
Angin bertiup sepoi-sepoi, saat berjalan di pedestrian. Sesekali terdengar suara ombak yang dipecah mesin perahu yang melaju, membawa penumpang untuk berwisata atau sekadar menyeberang dari ujung ke ujung.
Baca: Terlihat Menyedihkan Hingga Menggelikan, 16 Potret Ekspresi Hidup Manekin di Toko
Untuk menyeberang, mereka mematok harga Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu per orang. Sedangkan untuk berwisata, mereka hanya perlu mengeluarkan dana Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu per perahu.
"Untuk menyeberang berapa nianlah. Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu. Kalau wisata ini kan, biasanya ramai, lagipula tergantung jauhnya, mau dibawa keliling sampai ke mana. Kalau sikok (satu) ketek (perahu mesin), cuma Rp 50-100 ribulah untuk sikok ketek. Kalau untuk satu orang, bisa Rp 20 ribu, Rp 30 ribu, tergantunglah," jelas Udin, satu di antara pemilik ketek di sana.
Cukup banyak pengunjung yang tertarik menikmati perjalanan itu. Satu di antaranya, seperti yang disampaikan Silvi. Dia mengaku, sudah beberapa kali mencoba naik ketek. Menurutnya, dia menikmati perjalanan di atas ombak sungai Batanghari itu.
"Sudah lebihlah sekali. Senanglah kalau naik ini," kata dia.
Baca: Rencana Ambisius Donald Trump Ingin Miliki Pasukan Luar Angkasa
Pemandangan tersebut dapat dilihat dari pedestrian Gentala Arsy. Dari jembatan sepanjang 503 meter itu, mereka dapat melihat menara yang menjulang tinggi di seberang sana. Menara Gentala Arsy namanya.
Bagi wisatawan yang ingin berwisata religi, tempat itu bisa menjadi satu di antara yang disarankan. Di sana ada museum yang menyimpan beberapa bukti peninggalan masa lalu.
Konon, dulu, Seberang merupakan tempat awal mula masuknya Islam di Kota Jambi. Dan, tempat itu menyimpan beberapa bukti sejarah yang tertinggal.
Tidak hanya itu, dari pedestrian itu juga, para wisatawan bisa mengabadikan momen-momen cantik. Pemandangan di atas sungai Batanghari dengan segala keindahannya, tentu menjadi hal yang sayang dilewatkan.

Arif, satu di antara pengunjung lain mengatakan, datang ke sana bersama teman-temannya. Tidak lupa, mereka berfoto.
"Fotolah. Di jembatan inilah yang paling bagus fotonya," katanya.
Dari sana, dapat diambil beberapa pemandangan. Seperti sungai Batanghari, menara Gentala Arsy, atau bahkan jembatan itu sendiri.
Tidak jauh dari sana, terdapat beberapa tempat makan dengan harga yang terjangkau. Beraneka kuliner tersedia di sana.
Hingga saat ini, masih banyak masyarakat dalam mau pun luar Kota Jambi yang masih memanfaatkan waktu liburannya untuk menikmati pemandangan tersebut, Selasa (19/6/18).