Tewas Gara-gara Dipatuk Kobra, Jenazah Salasiah Tak Dibolehkan Dibawa Masuk ke Rumah

Berikut kronologi singkat Salasiah, korban yang dipatuk ular kobra dan jenazahnya dilarang masuk ke dalam rumah.

Editor: Nani Rachmaini
kolase jumadi/pixabay.com
Jenazah korban patukan kobra 

Gigitan ular itu berada di kaki kanan, tepat di bawah lutut korban.

Syarkawi yang merupakan suami korban mendapatkan kabar mengenai istrinya setelah diberitahu oleh warga.

Syarkawi yang ditemui di rumahnya mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada saat dia berada di tempat kerja.

Beberapa tetangganya menelepon agar dia ke rumah sakit.

Sebelum dibawa pulang, tubuh Salasiah sempat diperiksa oleh seorang pawang ular.

Namun pawang tersebut mengatakan bahwa nyawa Salasiah tidak dapat tertolong lagi.

Jenazah Salasiah disemayamkan di teras rumah.

Hal ini karena menurut kepercayaan masyarakat setempat, jasad yang dipatuk ular tidak boleh dibawa ke dalam rumah.

Novel Baswedan: Pegawai KPK Diculik, Diteror, Tidak Ada Diungkap

VIDEO: Begini Penjelasan BNPB Soal Fenomena Awan Melingkar di Puncak Gunung Semeru

VIDEO:Lagu Sayur Kol Dikumandangkan Ribuan Suporter Sepakbola, Valentino Jebreeet Juga Ikutan Upload

BUKA BERITA NASIB SISCA DEWI DINIKAHI SIRRI, HABIS-HABISAN...

Hal ini dilakukan dengan harapan Salasiah bisa sembuh seperti semula.

Suami Salasiah, Syarkawi, ditemui di rumahnya mengatakan, sebenarnya ia ingin membawa masuk jenazah sang istri ke dalam rumah.

Namun tetangganya meminta agar tubuh istrinya disemayamkan di halaman rumah saja.

"Kita berusaha tawakal untuk mencari jalan terbaik meminta bantuan paranormal."

"Mudah-mudahan istri saya tidak meninggal," ungkapnya saat itu.

Sementara itu, agar jenazah Salasiah tidak kehujanan dan kepanasan, warga memberinya tenda berukuran lumayan besar. (*)

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved