Zulkifli Nurdin Meninggal Dunia
Tak Pernah Terungkap! Ayah Zumi Zola Dahulu Pernah Berjualan Tepung Terigu Untuk Menyambung Hidup
Tak Pernah Terungkap! Ayah Zumi Zola Dahulu Pernah Berjualan Tepung Terigu Untuk Menyambung Hidup
Tak Pernah Terungkap! Ayah Zumi Zola Dahulu Pernah Berjualan Tepung Terigu Untuk Menyambung Hidup
TRIBUNJAMBI.COM – Mantan Gubernur Jambi sekaligus ayah Zumi Zola, Zulkifli Nurdin, tutup usia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (28/11).
Hal itu pun dikonfirmasi oleh pengacara Zumi Zola, Muhammad Farizi, pada Rabu malam kemarin.
Ia mengatakan, "Benar, menghembuskan napas terakhir sekitar jam 20.00 tadi."
Menurut Farizi, Zumi telah mengajukan izin kepada majelis hakim untuk membesuk ayahnya yang sedang dalam kondisi kritis.
Baca: Download di Sini! Pengumuman Hasil Tes SKD Kemenkumham Untuk Peserta CPNS 2018 dengan Format PDF
Baca: FOTO-FOTO Anak-anak Zumi Zola, Sherrin Tharia dan Ratu Munawaroh Menangis di Atas Peti Jenazah
Baca: Tak Kuat Menahan Sampah yang Hanyut, Jembatan Karhutla di Puding Putus
Seperti yang sudah diketahui, saat ini Zumi masih berstatus sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
Mengenal Sosok Ayah Zumi Zola, Zulkifli Nurdin
Ketika membacakan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Kamis (22/11), Zumi sempat teringat jasa-jasa ayah dan ibunya.
Ia pun menangis saat membacakan pledoi tersebut.

Siapa sangka, seminggu setelah membacakan pledoi itu, Zumi harus kehilangan sang ayah tercinta, Zulkifli Nurdin.
Zulkifli lahir di Muara Sabak, Tanjung Jabung Timur, 28 Maret 1948.
Zulkifli adalah mantan Gubernur Jambi yang mengemban amanah sebagai orang nomor satu di Provinsi Jambi selama dua periode.
Sebelum menjabat sebagai gubernur untuk periode 2005-2010, Ia menjabat pada tahun 1999-2005 yang kemudian mundur untuk mencalonkan diri kembali sebagai gubernur untuk masa jabatan yang kedua.
Kehidupan Zulkifli yang menjabat Gubernur Jambi selama dua periode, memang jarang terungkap ke publik.
Tak banyak orang tahu tentang masa kecil seorang Zulkifli Nurdin.