Warga Batang Asai Beralih ke Kopi, Desa Ini akan Beri Merek Kopi 'Makalam Sekaladi'
Desa Sekaladi Kecamatan Batang Asai sudah memproduksi kopi. Namun secara khusus, para petani belum mendapatkan binaan
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Fifi Suryani
Lanjutnya, Kembali ke soal kopi, kemarin mereka (petani) di Desa Sekaladi juga mengajukan dengan kami tentang merek kopi mereka. Katanya, mereka belum menemukan merek yang cocok untuk dikemas secara utuh. Seperti kopi di Lubuk Bangkar yang dinamai 'Bukit Tempurung'
Baca: Festival Kopi Hiasi HUT Kota Sungai Penuh ke-X
Katanya, setelah kita duduk bersama, mereka sepakat untuk memberi nama kopi mereka yang ada di Desa Sekaladi adalah 'Kopi Makalam Sekaladi'.
"Kenapa MsSkaladi, mereka ada nama leluhur mereka. Kita sama sama tau pak makalam itu dari Sekaladi," katanya.
Untuk jenis kopi di Desa sekaladi ada dua macam kopi. Yaitu Arabica dan Robusta. Katanya, jika kopi Arabica Batang asai itu memiliki khas tersendiri. Menurut petani ada dua kelas belum pastikan Arabica atau Robusta, yang jelas itu kopi tua yang ada di Batang Asai dan mirip dengan ciri kopi Arabica.
"kayaknya itu arabica karena ciri cirinya sama seperti ciri-ciri kopi Arabica umumnya yang berbiji tunggal," katanya.