Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Minum Susu Kok Malah Sakit Perut? Coba Atasi dengan Latihan Ini

TRIBUNJAMBI.COM – Sebenarnya kita ingin sekali minum susu, tapi apa daya perut sakit? Harry Sendiko

Editor: ridwan
bhofack2
Ilustrasi susu almond 

Lactose intolerance biasanya timbul pada orang yang sudah lama tidak minum susu semacam itu. Kalau ia mencoba minum susu lagi, atau hasil olahan susu seperti yoghurt, mentega dan keju, maka laktosa yang masuk ke dalam tubuhnya banyak yang tidak dipecah menjadi gula sederhana yang mudah diserap.

Soalnya, kelenjar penghasil enzym laktase 'lupa' membuat enzym. Maklum saja, sudah lama tidak bekerja.

Sejumlah besar laktosa yang tidak dipecah itu kemudian hanya lewat usus halus saja dan tidak diserap oleh darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Bahan itu langsung masuk ke usus besar.

Bagi bakteri asam laktat penghuni usus besar, laktosa yang membanjir ini merupakan santapan istimewa. Maka berpesta poralah mereka.

Baca Juga : Campurkan Susu dengan Beberapa Bahan Berikut untuk Mendapatkan Kulit Wajah yang Bersih dan Berseri

Akibatnya, banjir pula asam laktat hasil kegiatan bakteri itu dalam usus besar. Suasana asam yang  kebangetan ini menyebabkan perut sakit.

Kalau diabaikan, keseimbangan air untuk tinja ikut terganggu. Air yang dikeluarkan dalam suasana asam itu terpaksa banyak sampai penderita akan mencret.

Bakteri dalam usus besar itu pun menghasilkan gas yang berbau khas banyak sekali. Penderita terpaksa lebih sering membuang gas lewat 'pintu belakang'.

Setelah mengalami kejadian itu, biasanya kita kontan memusuhi susu. Lebih baik tidak minum susu daripada sakit perut! Pendapat ini jelas keliru, karena penyebab masalah itu bukan susu tetapi laktosa, yang hanya merupakan bagian kecil saja dari susu itu.

Zat gizi lainnya dalam susu itu sebenarnya lebih bermanfaat bagi tubuh kita.

Latihan lagi

Cara penanggulangan yang paling tepat adalah tetap minum susu sambil 'melupakan' sakit perut, mencret dan buang gas banyak itu pada saat kita mulai minum susu lagi.

Tentu, mulainya dengan sedikit dulu. Latihan minum susu kemudian dilanjutkan terus-menerus setiap hari secara kontinyu.

Pada suatu saat nanti pasti tidak akan timbul keluhan lagi, kalau kelenjar ludah perut penghasil laktase sudah berjalan normal kembali.

Cara pengobatan ini mungkin memang aneh, tapi itulah yang paling murah dan efektif. Cara lain yang mungkin tidak aneh, tapi agak mahal ialah dengan membeli enzym laktase di apotek, lalu dengan dosis tertentu (sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter dulu) enzym itu ditelan segera sesudah minum susu.

Dengan adanya enzym laktase yang dimasukkan ke dalam tubuh itu, pemecahan laktosa berjalan normal lagi dan rasa sakit perut tidak ada. Kelenjar penghasil laktase dalam tubuh akan terangsang untuk berproduksi kembali. Kita bebas memilih salah satu di antara kedua cara itu untuk 'berteman' dengan susu lagi. (Intisari Oktober 1987)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved