Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Minum Susu Kok Malah Sakit Perut? Coba Atasi dengan Latihan Ini

TRIBUNJAMBI.COM – Sebenarnya kita ingin sekali minum susu, tapi apa daya perut sakit? Harry Sendiko

Editor: ridwan
bhofack2
Ilustrasi susu almond 

TRIBUNJAMBI.COM – Sebenarnya kita ingin sekali minum susu, tapi apa daya perut sakit? Harry Sendiko mempunyai saran penanggulangannya.

Kata orang, susu sangat bermanfaat bagi tubuh  karena bergizi. Namun, tidak jarang di antara kita ada yang terpaksa tidak suka minum susu, karena begitu minum kontan sakit perut.

Gejala ini dikenal sebagai lactose intolerance. Istilah ini kalau dialihaksarakan ke aksara Indonesia menjadi 'ketidaktahanan terhadap laktosa'.

Biasanya ia menghinggapi orang yang mencoba minum susu kembali sesudah lama sekali berhenti minum.

Dipecah

Umumnya susu mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, beberapa jenis eNzym dan air. Di antara karbohidrat itu ada sejenis gula khas, yang hanya terdapat dalam susu saja, yaitu laktosa, sebanyak 4,8% dari bobot total susu.

Karena hanya ada dalam susu, laktosa ini juga sering dikenal sebagai gula susu.

Sebenarnya, laktosa diperlukan untuk pembentukan dan pertumbuhan urat saraf pusat. Namun, dalam proses pencernaan makanan, ia juga bertugas mendorong penyerapan mineral kalsium. Kalsium ini juga banyak terdapat dalam susu.

Jadi dengan begitu, susu juga terkenal sebagai minuman anti-rachitis (anti penyakit  tulang akibat kekurangan kalsium).

Ketika dicernakan dalam tubuh, laktosa dipecah oleh enzym laktase yang dikeluarkan oleh kelenjar ludah perut dalam lambung. Laktosa itu pecah menjadi gula glukosa dan galaktosa yang mudah diserap oleh usus halus.

Tentu, tidak semua laktosa sempat dipecah dalam masa yang sama. Sebagian kecil berbentuk laktosa terus dan dalam usus besar akan bertugas sebagai medium pertumbuhan bakteri asam laktat, Lactobacillus acidophillus, yang berperan membentuk vitamin B kompleks secara alamiah.

Umumnya, bayi manusia akan minum air susu ibunya yang mengandung laktosa kira-kira 5,6% dari bobot total padatan susu. Namun, setelah ia disapih dan berhenti menyusu ibunya, biasanya konsumsi susu akan berkurang, bahkan berhenti sama sekali.

Kelenjar penghasil enzym laktase juga berhenti bekerja.

 
Baca Juga : Suzanna Sakit Diabetes dan Meninggal Usai Minum Susu di Malam Hari, Bahayakah Susu bagi Penderita Diabetes?

Pesta pora

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved