Bejat, Tetangga Rudapaksa Gadis 16 Tahun, Lalu Antar Pulang Dalam Kondisi Pingsan
Setelah siuman di rumah, Perempuan 16 tahun itu menuturkan kronologi. Dia diantarkan ke rumah oleh lelaki
Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB
TRIBUN, MUARA BUNGO - Warga Dusun Dwi Karya Bhakti dikejutkan oleh rudakpasa perempuan di bawah umur.
ABC berkali-kali dirudapaksa hingga pingsan di kebun sawit Dusun Dwi Karya Bakti, sekira pukul 16.00 WIB.
Setelah siuman di rumah, Perempuan 16 tahun itu menuturkan kronologi.
Dia diantarkan ke rumah oleh lelaki tetangganya yang melakuan rudapaksa.
Dia menuturkan rudapaksa terjadi sejak Kamis (11/10).
Supriyanto, rio atau kepala desa setempat, mengatakan ABC dirudapaksa tetangga sendiri. Pelaku sedang diburu Polres Bungo.
Baca: Kondisi Badan Veronica Tan setelah Enam Bulan Bercerai dengan Ahok, Penampakan Baju Hitam
Baca: Anggap Remeh Indonesia, Belanda Terkejut Saat Pasukan Gerak Tjepat (PGT) Lakukan Infiltrasi Udara
Baca: 3 Pemuda Ini, Coba Selundupkan Sabu Ke dalam Lapas Muara Sabak, Ini Akibatnya
Supriyanto mengatakan setelah merudapaksa ABC, pelaku mengantar korban ke rumah orang tuanya dengan.
Pelaku mengatakan alasan ABC ditemukan dalam kondisi kesurupan dan pingsan di kebun sawit sekitar Jalan Padang Lalang Rantau Keloyang.
Keesokan harinya, pada Jumat (12/10), ABC siuman dan mulai pulih dari pingsan. Dia menceritakan semuanya pada orang tua dan keluarganya bahwa dirinya dirudapaksa tetangganya, yang sebelumnya mengantarkan ke rumah.
Mendengar cerita ABC, keluarga dan orang tuanya terkejut dan kaget.
Mereka tak terima dengan kejadian yang telah menimpa anaknya, orang tua ABC langsung melapor kepada Datuk Rio (kades) dan Polsek Pelepat.
“Orang tua korban melapor ke saya, bahwa anaknya telah diperkosa oleh seorang pemuda warga Dusun Dwi Karya Bakti. Lalu bersama orang tua dan keluarga korban, kami langsung melapor ke polisi,” jelas Supriyanto
Saat polisi bergerak menuju kediaman pelaku, ternyata pelaku sudah kabur. Saat ini polisi masih memburunya.
“Kasusnya sedang ditangani Polres Bungo, pelaku hingga kini belum tertangkap,” kata Rio Supriyanto
Sementara itu, korban hingga kini masih trauma dan takut ditemui orang. Pihak keluarga telah membawa korban untuk berobat dan memeriksakan kondisi kesehatannya ke puskesmas terdekat.
Baca: Jadwal Baru Tahapan Seleksi CPNS 2018, Urutan Setelah Unggah Berkas di sscn.bkn.id
Baca: Update CPNS 2018 - Ukuran dan Format Dokumen di sscn.bkn.go.id, Pendaftaran Sisa 3 Hari
Baca: Update CPNS 2018 - Tips Bagi Pelamar yang Tak Temukan Program Studi di sscn.bkn.go.id