Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Apa Benar, Kalimantan Jadi Pulau Paling Aman dari Ancaman Gempa Bumi?

Dalam foto tersebut terlihat betapa banyak dan seringnya gempa menimpa wilayah di Indonesia.

Tayang:
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Intisari
Visualisasi gempa, kecil-menengah-besar di Indonesia dalam kurun waktu 40 tahun, 1973-2013. 

TRIBUNJAMBI.COM - Tak lama berselang setelah kabar gempa dan tsunami melanda Donggala dan Palu, Jumat (28/9/2018) pukul 18.02 WITA, beredar sebuah ilustrasi yang menunjukan titik-titik wilayah di Indonesia yang pernah terjadi dalam kurun waktu 1973-2013.

Dalam foto tersebut terlihat betapa banyak dan seringnya gempa menimpa wilayah di Indonesia.

Namun, jika dicermati lebih teliti ada sebuah fakta unik dari ilustrasi tersebut: pulau Kalimantan nyaris 'bersih' dari jejak gempa.

Ya, pulau yang sering digadang-gadang sebagai lokasi ideal jika kelak ibu kota Indonesia dipindah dari Jakarta jarang sekali mengalami gempa.

Namun, benarkah Pulau Borneo sangat aman dari ancaman gempa bumi, dan juga tsunami?

Mengutip laman geomagz.geologi.esdm.go.id, sejatinya Pulau Kalimantan tidak sepenuhnya lepas dari potensi terjadinya gempa bumi.

Baca: Hotman Paris: Mengapa Tidak Memoles Bagian Dada? Cinta Laura Beri Jawaban yang Tuai Pujian Netizen

Baca: Antara Istri, Selingkuhan, Uang dan Kualat, Kutipan Tak Terduga dari Ahok saat Wawancara

Ini terbukti dari kejadian gempa bumi magnitudo 6 yang terjadi pada 5 Juni 2015 di wilayah Ranau dan gempa bumi magnitudo 5,7 yang berpusat di 413 km timur laut Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara pada 25 Februari 2015.

Hingga kini, data penelitian kegempaan di Kalimantan memang masih minim.

Secara garis besar, gempa bumi di Indonesia disebabkan oleh zona tumbukan antara Lempeng Eurasia dengan Lempeng Indo-Australia.

Menurut Minster dan Jordan (1978 dalam Yeats, 1997), Lempeng Eurasia yang bergerak ke arah tenggara dengan kecepatan sekitar 0,4 cm per tahun bertumbukan dengan Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke arah utara dengan kecepatan sekitar 7 cm per tahun.

Zona tumbukan ini berada di sebelah barat Pulau Sumatra, selatan Pulau Jawa, hingga selatan Bali dan Nusa Tenggara, dan membentuk palung laut yang dikenal sebagai zona subduksi.

Sementara, letak Pulau Kalimantan yang jauh dari zona subduksi membuatnya lebih stabil secara tektonik.

Baca: Siapa Sangka, Musuh Ahok ini Dulu Pernah Jadi Pendukungnya Serta Jokowi di Pilkada DKI

Baca: Prediksi dan Link Live Streaming Manchester United Vs Valencia Liga Champions Dini Hari 02.00 WIB

Namun, benarkah Pulau Kalimantan lebih aman dari kejadian gempa bumi?

Ternyata jawabannya tidak.

Pulau Kalimantan masih memiliki risiko diguncang gempa.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved