Ciri-ciri dan Tanda Makanan Sudah Tercampur Zat Formalin

Kandungan formalin pada makanan tak dapat dihilangkan meskipun sudah dilakukan perendaman atau pencucian dengan air panas.

Editor: Suci Rahayu PK
(Kolase Tribun Jual Beli)
Ilustrasi makanan 

TRIBUNJAMBI.COM - Penggunaan formalin dalam makanan dimaksudkan agar makanan lebih awet dan tidak mudah hancur.

Padahal, formalin (larutan formaldelhida/HCHO) amat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Baca: Rincian Formasi CPNS 2018 Jambi & Cara Upload Persyaratan Untuk Daftar di sscn.bkn.go.id

Di bidang kedokteran, zat kimia ini digunakan untuk mengawetkan spesimen biologi dan mayat.

Sedangkan di bidang industri digunakan pada industri mesin, tekstil, pupuk dan kimia.

Kandungan formalin pada makanan tak dapat dihilangkan meskipun sudah dilakukan perendaman atau pencucian dengan air panas.

Umumnya makanan berformalin memiliki bentuk fisik yang kaku.

Bila kandungan formalinnya banyak, bau makanannya menyengat.

Tapi jika dosisnya rendah, hanya bisa dideteksi dengan uji coba laboratorium.

Penggunaan formalin lebih banyak terdapat pada makanan yang tidak berlabel dagang resmi.

Baca: Sedang Piknik Jadi Headline Media Asing Akan Aksi Kopassus, Setelah itu Dunia Tercengang

Misalnya saja, mi basah, tahu, bakso, ikan segar, dan ikan asin adalh bahan makanan yang kerap diberikan formalin.

Berikut ini ciri-ciri formalin, pada beberapa makanan:

1. Mi Basah

- Mi lebar mekar

- Tidak lengket bahkan cenderung terlalu berminyak

- Bau bacin menyengat khas formalin

Halaman
123
Sumber: Nakita
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved