STMIK Nurdin Hamzah Terapkan QRcode untuk Absensi Dosen dan Mahasiswa

Sejak awal semester ganjil 2018/2019, STMIK Nurdin Hamzah menerapkan QRCode untuk absensi

Penulis: Nurlailis | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/nurlailis
Sejak awal semester ganjil 2018/2019, STMIK Nurdin Hamzah menerapkan QRCode untuk absensi kepada mahasiswa dan dosen. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejak awal semester ganjil 2018/2019, STMIK Nurdin Hamzah menerapkan QRCode untuk absensi kepada mahasiswa dan dosen.

Penerapan QRCode dimulai pada 3 September dan sudah mulai diuji coba enam bulan belakangan. QRCode juga sudah terkoneksi dengan data mahasiswa, data nilai dan yang berkaitan dengan sistem informasi akademik (SIAKAD).

Wakil ketua 1, Lailyn Puad mengatakan STMIK Nurdin Hamzah mengikuti teknologi saat ini dengan menggunakan QRCode pada absensi.

"Penerapan QRCode ini disambut sangat baik dengan mahasiswa dan dosen. Beberapa proses pembayaran disini menggunakan QRCode, dan kita coba menerapkan di proses absensi," ungkapnya, Rabu (5/9).

Ia mengatakan manfaat dari QRCode ini memudahkan, tidak perlu lagi tanda tangan dan tidak perlu lagi titip absen. Integrasi data juga lebih cepat sehingga tidak perlu mengkalkulasikan data absen.

Saat ini ada sekitat 1227 mahasiswa yang sekarang sedang menjalani semester ganjil. Di STMIK Nurdin Hamzah sendiri ada dua program studi yaitu program studi sistem informasi dan teknik informatika. (Lai)

Foto ist

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved