Tak Hanya Kursi Lampu di Jembatan Beatrix Kerap Rusak.  Diduga Ulah Tangan Jahil

Tak hanya kursi yang ada di Jembatan Beatrix yang hilang, warga menyayangkan ulah tangan jahil yang tidak bertanggungjawab,

Tak Hanya Kursi Lampu di Jembatan Beatrix Kerap Rusak.  Diduga Ulah Tangan Jahil
TRIBUN JAMBI/WAHYU HERLIYANTO
Taman Tepian Cik Minah di Jembatan Beatrix Sarolangun.

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Tak hanya kursi yang ada di Jembatan Beatrix yang hilang, warga menyayangkan ulah tangan jahil yang tidak bertanggungjawab, dengan sengaja merusak aset negara lampu jalan yang berada di sepanjang jalan poros Kecamatan Pauh menuju Kecamatan Mandi Angin.

“Iya, bulan lalu lampu di pinggir jalan ko banyak yang padam, bahkan ado jugo yang sudah pecah, dak tau ini ulah siapo, Alhamdulillah sekarang sudah elok,” kata Edo warga Pasar Pauh Kabupaten Sarolangun.

Baca: Belasan Kursi di Taman Tepian Cik Minah Sarolangun Hilang, Pemkab akan Tempatkan Pengamanan

Ternyata kondisi itu tidak hanya terjadi di Pauh saja namun di beberapa titik tepatnya di Kecamatan Mandi Angin juga mengalami hal yang sama.

“Iyo di siko banyak jugo rusak kemarin, tapi sekarang sudah elok diperbaiki pemerintah, padahal lampu jalan ko penting nian apo lagi di jalur jalur rawan.” ujar Riduan warga pasar Mandi Angin.

Masyarakat, mengimbau agar pemerintah mengusut tuntas jaringan tangan jahil yang sengaja merusak aset negara.

Terpisah Saifullah, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Dan Pertanahan (DPKPP) mengetahui dan membenarkan kejadian tersebut, dia mengaku sangat menyayangkan ulah perbuatan sitangan jahil yang tidak bertanggung jawab.

Sebagai pemerintah dia mengaku sudah memberikan solusi, agar setiap lampu jalan yang rusak dan putus diperbaiki, sebab menurutnya persoalan tersebut adalah kebutuhan masyarakat.

Baca: Dulu Dianggap Tak Berharga, Sekarang Udang Rebon Sudah Ada Pengumpulnya di Tungkal Ilir

Baca: Bupati Masnah Juga Tinjau Pelebaran Jalan Candi Muarojambi

“Ini sudah kriminal, lampu di Pauh Mandi angin putus, bahkan lampu di dekat rumah dinas bupati juga mati diputusnya juga, di RT 9 Sukasari juga ada yang hilang, di Mandi Angin pasar itu diputuskan semua, alhamdulillah sekarang sudah kami hidupkan semua dan yang rusak juga sudah kami ganti, kita belum tahu indikasi orang ini apa,” kata Saiful.

Saiful mengimbau agar masyarakat menjaga setiap aset dan bantuan pemerintah. “Iya tolong bantu dipantau dan dijaga dengan baik sebab lampu jalan dan aset lainnya juga milik masyarakat dan kita semua tentu ini haruslah menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama,” harap Saifullah.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved