Polemik Go-Car di Jambi, Michael Say Beri Penjelasan

Menanggapi polemik Go-Car di Kota Jambi, VP Corporate Communication GO-JEK, Michael Say memberikan penjelasan.

Penulis: Nurlailis | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/nurlailis
VP Corporate Communication GO-JEK, Michael Say 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menanggapi polemik Go-Car di Kota Jambi, VP Corporate Communication GO-JEK, Michael Say memberikan penjelasan.

Ia menyampaikan dalam menjalankan operasionalnya, GO-JEK selalu mentaati seluruh peraturan yang berlaku, GO-JEK Jambi telah beroperasi sejak 2017 dan perizinan usaha seperti izin domisili, Izin Gangguan dan SIUP telah diberikan oleh pemerintah setempat sejak pertama kali kami beroperasi di Jambi.

"Bahkan sebagai perusahaan taat pajak, kami juga telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak di Jambi. Secara intensif kami telah berupaya dan sangat terbuka untuk terus membuka jalur komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah di mana kami beroperasi," jelasnya kepada tribunjambi.com, Selasa (21/8).

Pihaknya pun sangat bangga dapat menjadi preferensi utama bagi masyarakat Jambi, terbukti lebih dari 70 ribu perjalanan menggunakan layanan Go-Ride dan 80 ribu perjalanan menggunakan Go-Car dilakukan oleh masyarakat Jambi setiap minggunya.

Selain Itu, Mitra Go-Jek juga turut memberikan kontribusi 9.9 triliun Rupiah bagi perekonomian Indonesia termasuk di Jambi.

Jumlah mitra yang bergabung dalam ekosistem Go-Jek juga rata-rata tumbuh sebesar 342 persen dalam 1 tahun terakhir.

Sebelumnya penting untuk dipahami bahwa Insentif merupakan bonus yang diberikan perusahaan bagi mitra, hal ini diluar dari pendapatan yang mereka hasilkan dari tarif dalam mengambil order pelanggan.

Sudah menjadi tugas GO-JEK sebagai perusahaan teknologi multi-platform untuk selalu menjaga keberlangsungan perusahaan, kepuasan pelanggan dan kesejahteraan mitra.

"Kami selalu mengupayakan kesejahteraan mitra driver, salah satunya melalui penyesuaian skema insentif yang selalu didahului pertimbangan matang demi terjaganya keberlangsungan perusahaan sehingga dapat menjaga sumber pendapatan mitra di lapangan. Namun diluar itu, kami juga terus berupaya untuk mendorong berbagai kegiatan promosi untuk menjaga pendapatan mitra," paparnya.

Pihaknya juga mendukung penuh setiap aspirasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan mitra driver. Bagi GO-JEK, kesejahteraan terdiri dari dua sisi koin yang tidak terpisahkan. Pertama adalah pendapatan yang berkesinambungan yang erat kaitannya dengan daya saing mitra dan ketersediaan berbagai macam layanan. Kedua adalah pengelolaan keuangan yang baik yaitu melalui penyediaan akses terhadap berbagai layanan GO-JEK SWADAYA yang dihasilkan dari kerja sama GO-JEK dengan berbagai pihak.

Terdapat tiga fokus utama Swadaya yaitu, pada meringankan pengeluaran sehari-hari mitra, memberikan akses kepada program asuransi terjangkau serta memberikan akses kepada berbagai program pengaturan keuangan bagi masa depan mitra dan keluarganya. Saat ini sudah ada sekitar 1,000,000 penerima manfaat termasuk Mitra dan keluarga.

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved