Jhoni Berangkat ke Jakarta untuk Ketemu Jokowi, Panjat Tiang Bendera 15 Meter

Direncanakan, Jhony bersama orangtuanya akan ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Jokowi. Sebelumnya, dia ....

Editor: Duanto AS
Istimewa
Jhoni saat diantar Danrem 161 Wira Sakti Teguh Muji Angkasa SE, MM di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (18/8/2018) pagi. Editor: Dewi Agustina 

Menjadi inspektur upacara bendera tersebut adalah Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan.

Jhoni saat diantar Danrem 161 Wira Sakti Teguh Muji Angkasa SE, MM di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (18/8/2018) pagi. 




Editor: Dewi Agustina
Jhoni saat diantar Danrem 161 Wira Sakti Teguh Muji Angkasa SE, MM di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (18/8/2018) pagi. Editor: Dewi Agustina (Istimewa)

Insiden putusnya tali tiang bendera terjadi sekitar pukul 09.40 Wita saat petugas pengibar bendera hendak mengibarkan Bendera Merah Putih.

Selesai mengikat tali bendera ke tali tiang dan saat akan ditarik, tali putus namun Lagu Indonesia Raya tetap dinyanyikan hingga selesai meski bendera tak dikibarkan.

Setelah lagu Indonesia Raya dinyanyikan, seorang bocah bernama Yohanes Andigala yang merupakan siswa kelas 7 SMPN Silawan maju dan memanjat tiang bendera.

Ujung tali yang berhasil diambil Yohanes, diambil oleh petugas pengibar bendera dibantu aparat TNI-Polri langsung mengikatnya dan mengibarkan kembali benderanya sambil memberikan penghormatan.

Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan selaku Inspektur Upacara peringatan HUT ke-73 RI dalam arahannya menuturkan, peristiwa tersebut jangan ditafsirkan macam-macam.

Tetapi bahwa negara ini dalam kebesaran dan kebanggaannya sebagai bangsa di dunia dalam segala persiapan yang dilakukan bisa saja ada hal-hal kecil yang terjadi.

Wabup JT. Ose Luan menyebut sikap Yohanes adalah hebat dan kejadian itu mengingatkan pada masa perjuangan para pejuang kemedekaan.

"Ini pahlawan kecil penyelamat kita pagi ini. Seorang anak pelajar yang menjadi penyelamat dalam upacara kemerdekaan. Terimakasih pahlawan kecil, kejadian ini menggugah saya tapi kau adalah pahlawan," kata Wabup JT Ose Luan.

Aksi panjat tiang bendera oleh pelajar SMP di Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL ini bikin merinding dan patut mendapat apresiasi setinggi-tingginya.

Baca: Yohanes Gala, Bocah Pemanjat Tiang Bendera di Belu, Diterbangkan ke Istana Negara Ketemu Jokowi

Aksi bocah ini terjadi saat upacara pengibaran bendera merah putih memperingati HUT ke 73 RI di Motaain, Seda Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Jumat (17/8/2018).

Berkat usahanya, akhirnya ujung tali bisa didapatkan di ujung tiang bendera. Tepuk tangan mmembahana menyaksikan aksi nekat bocah ini.

Detik-detik bocah ini direkam oleh salah satu peserta upacara bendera lalu diposting di facebook oleh akun Ika Silalahi disertakan sebuah foto lain yakni foto Inspektur upacara yang juga adalah Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan beserta bocah itu.

Meski baru dua jam diposting akun Ika Silalahi, postingan ini sudah mendapat 2.229 like dan dikomentari 60 netizen serta sudah 19.497 kali dibagikan.

Dalam video berdurasi hampir dua menit ini, sang bocah sempat berhenti saat sudah berada di tengah tiang, sempat terdengar ada permintaan melalui pengeras suara agar sang bocah turun.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved