30 Tahun Beroperasi, 60 Pria Terjaring di Klub Gay di Bukit Bintang
Sebuah klub gay yang diduga sudah beroperasi selama lebih dari 30 tahun di Bukit Bintang, digerebek pihak berwenang melalui
Penulis: Fifi Suryani | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA LUMPUR - Sebuah klub gay yang diduga sudah beroperasi selama lebih dari 30 tahun di Bukit Bintang, digerebek pihak berwenang melalui Operasi Kekerasan Terhadap Haram (Op Bah), pagi tadi.
Selama serangan itu, terjaring sekitar 60 pria terdiri pengunjung dan pelayan, serta dua wanita yang merupakan karyawan di klub.
Sempat terjadi keributan ketika salah satu orang asing yang terjaring melakukan perlawanan ketika pihak berwenang ingin memeriksa mereka. Namun situasinya kemudian bisa dikendalikan.
Baca: Kronologi Siswa SMP Pemanjat Tiang Bendera di Belu, Sedang Dirawat di Tenda Karena Pingsan
Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa klub itu menjadi tujuan turis asing dan penduduk setempat.
Sebanyak 20 pria Melayu diberi pengarahan/konseling oleh Departemen Agama Islam Wilayah Federal (Jawi).
Operasi dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Wilayah, Datuk Seri Adnan Md Ikshan itu turut merazia klub hiburan lainnya dan dua area proyek perumahan rakyat (PPR) dengan melibatkan tindakan dari pihak Jawi dan Departemen kesejahteraan masyarakat (JKM), departemen Imigrasi, Badan Anti Narkoba Nasional ( AADK), Customs and Companies Commission of Malaysia (SSM).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18082018_klub-gay_20180818_171109.jpg)