Penyalahgunaan Narkotika

Dituntut 6 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar, Bilal Sampaikan Pledoi Lewat PH

Usai dituntut atas dakwaan kasus narkotika, sidang lanjutan terdakwa Bilal Saputra kembali digelar, Selasa (14/8/18). Sidang digelar

Dituntut 6 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar, Bilal Sampaikan Pledoi Lewat PH
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Usai dituntut atas dakwaan kasus narkotika, sidang lanjutan terdakwa Bilal Saputra kembali digelar, Selasa (14/8/18). Sidang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jambi dengan agenda pledoi yang dibacakan Penasihat Hukum (PH).
Heriyanto Siregar mewakili tim PH terdakwa hanya menjadi tempat penitipan ganja oleh Solihin (belum tertangkap).

"Bahwa barang bukti tersebut diperoleh dari Solihin," kata dia.

Dia pun turut menyanggah terdakwa merupakan pengedar. Sebab, berdasarkan barang bukti yang ditemukan, dia menilai jumlah tersebut terlalu sedikit.

Baca: GO-JEK di Jambi Masih Mengusulkan Kenaikan Jumlah Bonus

Untuk itu, dia memohon keringanan terhadap terdakwa atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Untuk diketahui, JPU Hasniyanti Rizky Mulia menuntutnya dengan pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp 1 miliar dan subsider 6 bulan tahanan.

Bilal kepergok di rumahnya di Solok Sipin, Telanaipura, Kota Jambi, Selasa (28/11/17) oleh anggota kepolisian Polresta Jambi. Darinya, didapati narkotika jenis tanaman ganja seberat 48,05 gram.

Selain Bilal, terdapat dua tersangka lain, Rusdiana dan Bilal yang belum tertangkap.

Bilal dituntut dengan pasal 114 Ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Selanjutnya, majelis hakim yang diketuai Arpan Yani akan melanjutkan sidang dengan agenda vonis pada Kamis (16/8/18).

Baca: Persoalan Pasar Malioboro Belum Temukan Titik Temu

Baca: Tersangka Dugaan Korupsi Dana PAUD Ditahan, Ini Penjelasan Kasi Intel Kejari Jambi

Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved