Navy Seal pun Gentar, Siapa Sangka Kekuatan 1 Pasukan Denjaka Setara 120 TNI Biasa

Bahkan satu dari tiga diantaranya, yaitu Detasemen Jala Mengkara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Denjaka TNI AL) bukan pasukan sembarangan.

Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Detasemen Jela Mangkara (Denjaka) TNI AL 

Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika kondisi tersebut ditemui saat perang dan musuh menghukum mereka dengan cara demikian.

Tak cuma itu saja. Anggota Denjaka juga pernah dilepas di hutan berminggu-minggu dengan hanya berbekal garam.

Bagaimana caranya mereka harus bertahan hidup dengan bekal tersebut!

Saat di udara juga demikian. Mereka harus bisa terjun dari pesawat dengan ketinggian yang gak bisa dideteksi musuh.

Tak kebayang tingginya seperti apa. Nah, itu tadi sekelebat soal Denjaka TNI AL yang bikin kamu cuma bengong.

Bikin Navy Seal Gentar

Bila Kopassus hasil pembentukan dari TNI Angkatan Darat, patut pula disegani dan buat musuh gentar, yaitu Denjaka.

Dalam berbagai atraksi di luar negeri pasukan khusus TNI AL Detasemen Jalamangkara (Denjaka) berhasil membuat gentar pasukan-pasukan khusus lainnya termasuk Navy Seal dari AS.

Para anggota Navy Seal yang secara rutin melakukan latihan bersama Denjaka selalu dibuat geleng-geleng kepala mengingat latihan Denjaka tergolong ekstrem dan berbahaya.

Misalnya, para personel Denjaka biasa melakukan latihan menembak sasaran dalam jarak dekat dan saling berhadap-hadapan menggunakan peluru tajam.

Saat Kopassus Lumpuhkan Pasukan Khusus Amerika, Ternyata dengan 'Senjata' Andalan Ini .
Saat Kopassus Lumpuhkan Pasukan Khusus Amerika, Ternyata dengan 'Senjata' Andalan Ini . (Tribun Medan)

Mereka juga melakukan demo penerjunan dari udara untuk membebaskan teroris dengan cara terjun di atas atap gedung atau kapal kecil yang sedang melaju di tengah laut. Dan lain sebagainya.

Sebagai pasukan khusus yang dibentuk oleh TNI AL, para personel Denjaka memang merupakan orang-orang pilihan dan terbaik di satuannya.

Para personel Denjaka bahkan berasal dari personel terbaik yang semula sudah bertugas di satuan pasukan khusus TNI AL.

Mereka berasal dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Intai Amfibi Marinir (Taifib).

Eksistensi Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) sebagai satuan antiteror aspek laut TNI dimulai sejak diterbitkannya Surat Keputusan KSAL No.Skep/2848/XI/1982 tertanggal 4 November 1982.

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved