Selain Menunggu Gerhana Bulan Total 2018, Pantengin Juga Langit Karena Bakal Dihujani Meteor
Mulai dari malam ini hingga besok, Sabtu (28/7/2018), kita semua akan melihat fenomena gerhana bulan total (GBT) atau bulan darah.
Hujan meteor SDA adalah hujan meteor periodik yang muncul setiap tanggal 12 Juli sampai 23 Agustus, dan puncaknya di tanggal 30 Juli.
Bila hujan meteor Piscis Austrinids di selatan, hujan meteor SDA akan muncul di langit sebelah timur.
Baca: Soeharto Makamkan Soekarno di Blitar Karena Alasan Ini, Padahal Megawati Sebut Keluarga Tak Setuju
Baca: Empat Hari Api di Sungai Sayang Masih Membara, Siang Padam Malam Hidup Lagi
Baca: 6 Jam Jelang Gerhana Bulan Total 28 Juli, akan Ada Fenomena Dua Bulan 35.000 Tahun Sekali
"Saat puncak hujan meteor SDA, akan ada 25 meteor yang jatuh setiap jamnya. Meteornya juga lebih terang ketimbang meteor Piscis Austrinids. Jadi saya lebih favoritkan yang SDA," ujarnya.
Dengan kuantitas hujan meteor Piscis Austrinids yang sangat sedikit, Marufin mengatakan kecil kemungkinan kita dapat melihat fenomena benda langit ini.
Hal yang sama pun terjadi saat fenomena hujan meteor SDA.
Mungkin, kita dapat melihat hujan meteor itu bila kita berada di pinggiran kota dan cuaca langit benar-benar gelap, tidak ada polusi cahaya yang mengganggu.(*)
BACA BERITA POPULER TRIBUNJAMBI.COM INI JUGA:
Baca: Saling Todongkan Pistol, Paspampres Bikin Ciut Nyali Agen Mossad yang Mengawal PM Israel
Baca: Ruhut: Aku Mohon Pak SBY Berpikir Ulang Untuk Mau Koalisi Dengan Pak Prabowo
Baca: Ketika Navy Seal AS Gentar Lihat Denjaka, Pasukan Khusus TNI AL yang Misterius & Sangar
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Tak Hanya Fenomena Langka Planet Mars, Hujan Meteor Juga Hiasi Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018, http://aceh.tribunnews.com/2018/07/27/tak-hanya-fenomena-langka-planet-mars-hujan-meteor-juga-hiasi-gerhana-bulan-total-28-juli-2018?page=all.
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM: