Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Militer Indonesia Makin Garang! Heli Apache TNI AU Diklaim Lebih Hebat dari Milik Singapura

Selain itu, helikopter Apache juga punya kemampuan yang bisa dikembangkan untuk kebutuhan di Indonesia. Sehingga dengan keberadaan helikopter itu ...

Tayang:
Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Duanto AS
Heli apache AH-64E yang dibeli TNI AU dari Amerika. (www.militerhankam.com) 

TRIBUNJAMBI.COM - Berbicara kekuatan militer Indonesia di Asia Tenggara, kita patut berbangga. Pasalnya, Indonesia menjadi negara dengan kekuatan militer yang sangat mumpuni.

Mulai dari kekuatan pasukannya, Indonesia sangat disegani dari sisi pasukan khususnya. Baik TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Ya, nama Kopassus, Kopaska hingga Paskhas, masih sangat mentereng dan ditakuti negara-negara di Asia, bahkan hingga Eropa.

Nah, kali ini berbicara soal persenjataan hingga armada perangnya. Indonesia kembali di atas negara-negara di Asia Tenggara.

Delapan unit Helikopter Apache tipe AH-64E yang baru dimiliki Indonesia yang merupakan produk Amerika Serikat, lebih canggih dibandingkan Helikoper Apache AH 64D milik Singapura.

Heli Apache AH 64E(KOMPAS.com/NAZAR NURDIN)
Heli Apache AH 64E(KOMPAS.com/NAZAR NURDIN) ()

Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) itu kini berada di Hanggar Skadron 11/Serbu, Pangkalan Udara Utama Ahmad Yani (Lanumad Yani), Penerbang TNI Angkatan Darat (Penerbad), Semarang, Jawa Tengah, Kamis 26 Juli 2018.

Dikutip TribunJambi.com dari Garda Nasional, Komandan Skadron 11/Serbu Penerbad, Letkol Cpn Cahyo Permono, mengatakan produk Helikopter Apache yang baru dibeli dari Amerika itu sudah standar basic yang biasa digunakan Amerika pada tipe AH 64Echo (E).

"Ini tipe Apache paling mutakhir yang diproduksi Amerika,” ujarnya di Semarang.

Baca: Tak Hanya di Perairan, Kopaska Juga Sergap Musuh di Darat

Baca: Nyaris, Kepala Reporter Cantik ini Hampir Terpenggal Kepalanya oleh Helikopter Mi-24

Baca: Operasi Trikora, Kopassus Lakukan Penerjunan Udara Paling Nekat di Dunia, Bikin Ciut Nyali Belanda

Menurutnya, yang membedakan produk Apache AH 64D, seperti yang dimiliki Singapura, adalah engine power-nya lebih tinggi.

Produk baru itu lebih mudah aplikasinya sehingga pilot tidak merasakan kesulitan dalam mengoperasikannya.

Selain itu, juga punya kemampuan yang bisa dikembangkan untuk kebutuhan di Indonesia. 

Sehingga dengan keberadaan helikopter itu, makin memperkuat Alutsista Indonesia.

Profil heli AH-64 Apache Guardian
Profil heli AH-64 Apache Guardian (Capt. Jesse Paulsboe)

Apalagi, selain sistem kerjanya yang standar Amerika, persenjataannya pun lengkap.

"Senjata yang ada di Apache AH 64E ini ada tiga. Pertama, automatic gun Canon 30 mm yang bisa menembus baja 2-5 sentimeter. Kedua, roket (bisa menghancurkan musuh) berjarak 7 Km. Dan, ketiga, misil air to ground,” katanya.

Baca: Beberapa SMA di Kota Jambi Terapkan Full Day School, Siswa Beri Komentar

Baca: Kamu Pecinta Persija Jakarta, Belum Afdol Bila Tidak Mengetahui Sejarah Berdirinya Klub ini

Ia mengklaim bahwa helikopter Apache AH 64E merupakan helikopter canggih, karena dilengkapi sensor dan semua bagian dikerjakan komputer.

Bahkan helikopter digital pertama yang dimiliki Indonesia.

Oleh karena itu, pihaknya juga telah mempersiapkan sumber daya manusia, baik pilot maupun engineer-nya.

”Sebanyak 20 pilot Indonesia kami kirim ke US Army Labschool. Sebagian sudah pulang,” ujar Cahyo.

Profil heli AH-64 Apache Guardian
Profil heli AH-64 Apache Guardian (Capt. Jesse Paulsboe)

Baca: Beberapa SMA di Kota Jambi Terapkan Full Day School, Siswa Beri Komentar

Baca: Kapten Amru ketagihan, Anggota TNI yang Mengorbitkan Burung-burung Jadi Juara

Baca: 6 Jam Jelang Gerhana Bulan Total 28 Juli, akan Ada Fenomena Dua Bulan 35.000 Tahun Sekali

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved