100 an Peserta Ikut Tes CAT. Asad Isma : Tes CAT Bawaslu Murni Kemampuan Peserta

Asad Isma mengatakan semua peserta mengikuti tes termasuk petahana yang ikut serta seleksi CAT sebagai evaluasi.

100 an Peserta Ikut Tes CAT. Asad Isma : Tes CAT Bawaslu Murni Kemampuan Peserta
TRIBUNJAMBI/ANDIKA
Peserta mengikuti tes CAT yang digelar Tim Seleksi Bawaslu kabupaten dan kota se Provinsi Jambi, di gedung STIKOM tersebut, Minggu (22/7). 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Lebih dari 100 peserta mengikuti seleksi Computer Assisted Tes (CAT), yang digelar Tim Seleksi Bawaslu kabupaten dan kota se Provinsi Jambi, di gedung STIKOM tersebut, Minggu (22/7).

“Tadi hasil CAT langsung bisa dilihat. Karena kita umumkan secara terbuka,”kata Asad Isma, Ketua Tim Seleksi Bawaslu Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, Minggu (22/7).

Asad Isma mengatakan semua peserta mengikuti tes termasuk petahana yang ikut serta seleksi CAT sebagai evaluasi.

Baca: GALERI FOTO: 13 Makanan Ini Bantu Anda agar Awet Muda Luar Dalam

Selanjutnya, peserta akan menjalani tes kesehatan. Dari hasil ini baru kemudian, nilai dikirimkan ke Bawaslu RI. Hasilnya yang diturunkan ke timsel dalam bentuk hasil rekapitulasi.

“Artinya, timsel lebih mirip sebagai panitia. Karena tidak ada kewenangan timsel dalam menentukan nilai. Ini murni kemampuan dari peserta,” bilang Asad.

Kata Asad, jika memang memiliki kemampuan jelas, peserta akan mendapatkan nilai yang bagus.

Baca: Dapat Surat Telegram dari Polda Jambi, Ini Daftar Pejabat Polres Batanghari yang Akan Diganti

“Karena kami tidak menilai di tahap pertama, kami hanya merangking hasil nilai yang diserahkan ke timsel,” tuturnya.

Selanjutnya, di seleksi wawancara yang memang ada kewenangan timsel. Namun sekali lagi ini juga ada mekanisme yang sudah ditetapkan. Sehingga tidak bisa asal-asalan. Karena sudah ada indikator penilaian yang jelas dan alasan untuk memutuskan memilih salah seorang peserta.

Ia juga memastikan, pihaknya tidak akan menukar nama baik dengan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai seorang akademisi.

Baca: Live Streaming TVRI: Liverpool vs Borussia Dortmund 03.05 WIB Senin (23/07/2018) di ICC 2018

“Karena tentu ini akan jadi sejarah buruk bagi kami. Makanya kalau ketemu yang dianggap melanggar, sebaiknya langsung dilaporkan,” ujarnya. (*)

Penulis: andika
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved