Sumur Minyak Ilegal Terbakar

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal, Ini Tanggapan Pihak Polsek dan DLH Batanghari

Kebakaran sumur ilegal driling dibenarkan oleh Polsek Bajubang dan Dinas Lingkungan Hidup Batanghari.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Fifi Suryani
Tribun Jambi/Abdullah Usman
sumur minyak ilegal di Desa Pompa Air yang terbakar, Rabu (18/7). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Kebakaran sumur ilegal driling dibenarkan oleh Polsek Bajubang dan Dinas Lingkungan Hidup Batanghari.

Dikatakan Kapolsek Bajubang,  AKP Amin Nasution melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut, dirinya mendapat laporan dari warga pada hari Rabu (18/7) sekira pukul 15.00 wib, telah terjadi kebakaran bak minyak ilegal di RT 08 Dusun Lamenteras Desa Pompa Air kecamatan Bajubang.

Baca: Warga Melihat Kepulan Asap Tebal Menjulang

"Berdasarkan keterangan warga, kebakaran terjadi dikarenakan adanya gesekan katrol yang berputar kelaharnya habis jadi gesekan besi sama besi makannya jadi percikan api," ujarnya.

Dirinya juga membenarkan lokasi terjadinya kebakaran tersebut berada di tengah kebun sawit dan jauh dari pemukiman warga. Dalam kejadian tersebut api yang timbul dari gesekan tadi menyambar ke dalam bak minyak ilegal dan di seputaran bak minyak ilegal hingga mengeluarkan api dengan Ketinggian perkirakan sekitar 20 meter.

"Api sempat menjulang tinggi hingga lebih kurang 20 meteran," tambahnya.

Dari kejadian tersebut diketahui, lokasi kejadian berada di tanah warga atas nama Rajak, dengan pemilik sumur bernama Ali Gajah. Meski demikian tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.

"Kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta, ditambah satu unit speda motor terbakar dan sebuah mesin api baru bisa dipadamkan pukul 17.00," tambahnya.

Baca: VIDEO: Plt Gubernur Jambi Peringati Hari Lanjut Usia Nasional ke 22, Begeni Keseruannya

Baca: VIDEO: Tinjau Pengerjaan Proyek 2018, Fasha Sempat Berang

Senada disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batanghari, Parlaungan mengatakan, dirinya mengaku menerima informasi pada pukul 16.00 mendapat informasi tersebut dirinya langsung menuju lokasi untuk memastikan kejadian tersebut.

" Ya, kita sudah terima laporan terkait kebakaran tersebut. Saat ini kita tengah dilokasi namun tidak bisa sampai ke lokasi karena kondisi malam ditambah gelap sehingga tidak bisa menuju lokasi," Ujarnya.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved