Amuk Massa

Korban Penembakan Dikenal Sering Bantu Polsek Mandiangin dalam Pengembangan Kasus

Penembakan yang dilakukan Anggota Polsek Mandiangin kepada pria yang berinisial DN, warga Rengkiling Kecamatan Mandiangin berujung

Korban Penembakan Dikenal Sering Bantu Polsek Mandiangin dalam Pengembangan Kasus
TRIBUN JAMBI/WAHYU HERLIYANTO

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Penembakan yang dilakukan Anggota Polsek Mandiangin kepada pria yang berinisial DN, warga Rengkiling Kecamatan Mandiangin berujung pada perusakan mobil milik Polsek Mandiangin.

Hal tersebut terjadi usai warga mengetahui salah satu warganya yang berinisial DN tewas ditembak oleh Polisi, Minggu (17/6) malam.

Menurut salah seorang warga Mandiangin, Joni,  DN ini dikenal sering membantu Polsek Mandiangin dalam pengembangan kasus.

Baca: Enam Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi Selama Arus Mudik di Provinsi Jambi

"Dari info yang tersebar di tengah masyarakat, dio tu (DN) yang ditembak orang yang sering membantu Polsek Mandiangin dalam ungkap kasus, baik pemerasan, narkoba dan penganiayaan," katanya.

Dari kejadian tersebut diharapkan agar bisa diselesaikan dan persoalan hukum jika ada kesalahan prosedur yang dilakukan aparat harus diusut tuntas.

"Jika memang ada kesalahan prosedur yang diambil aparat, maka harus di tegakkanlah, biar tidak ada korban lagi," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Asmara salah seorang keluarga DN. Asmara mengatakan bahwa keluarganya sangat kehilangan dengan kematian DN.

"Kami sangat berduka, sebab almarhum merupakan tulang punggung keluarga, Apalagi selama ini DN selama hidupnya banyak membantu Polsek Mandiangin, bahkan sering dimintai tolong informasi. Tapi malah ini yang kami dapatkan," keluhnya.

Baca: Ucapan Duka Cita Banjiri Akun Ajudan Wabup Tebo

Baca: Petisi Ditolak Pengadilan, Massa Bakar Pesawat Penumpang dan Kediaman Gubernur

Dengan ini, keluarga DN belum terima atas kejadian ini. Keluarga besarnya merasa sangat berduka dan kehilangan atas kejadian itu.

Atas kejadian itu, keluarga DN bahkan mengancam akan melaporkan masalah ini ke Komnas HAM dan Ombudsman.

"Kami akan laporkan dan kami akan mencari keadilan buat keluarga kami," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved