Kamis, 9 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Doa Naik Kendaraan Darat, Laut, Udara Mudik Lebaran 2018 dan Amalan Agar Selamat Dalam Perjalanan

Nah sebelum melakukan mudik ada baiknya kita berdoa dan melakukan amalan yang dipraktekkan Rasulullah SAW.

Penulis: bandot | Editor: bandot
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Bulan Ramadhan tak terasa telah memasuki 10 hari terakhir.

Sebentar lagi kita bakal meninggalkan bulan suci dan mulia ini untuk memasuki bulan Syawal.

Satu diantara tradisi jelang berakhirnya bulan Ramadan di Indonesia yakni mudik lebaran.

Sebuah perjalanan 'spiritual' demi bertemu dan berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.

Kepadatan arus mudik masih terlihat pada H+2 Lebaran di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Selasa (27/6/2017)
Kepadatan arus mudik masih terlihat pada H+2 Lebaran di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Selasa (27/6/2017) ((Kompas.com/David Oliver Purba))

Setelah selama setahun bekerja di perantuan tiba waktunya untuk mudik dan berkumpul dengan keluarga saling maaf-maafan.

Nah sebelum melakukan mudik ada baiknya kita berdoa dan melakukan amalan yang dipraktekkan Rasulullah SAW.

Harapannya agar kepergian membawa berkah diberi keselamatan dan rumah yang ditinggalkan dalam perlindungan Allah SWT.

Berikut ini Tribunjambi.com melansirnya dari berbagai sumber.

Baca: Tata Cara Sholat Tasbih, Kerjakan Paling Tidak Sekali Sumur Hidup Inilah Keutamaannya

Dikutip dari nu.or.id kebiasaan Nabi Muhammad SAW sebelum bepergian selain pamitan, Rasulullah SAW menganjurkan shalat dua rakaat sebelum meninggalkan rumah.

Amaliah ini rutin Beliau lakukan ketika hendak berpergian. Apalagi saat meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama.

Hal ini seperti yang dijelaskan Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu’ Syarhul Muhadzzab,

يستحب إذا أراد الخروج من منزله أن يصلي ركعتين يقرأ في الأولى بعد الفاتحة (قل يا أيها الكافرون) وفي الثانية (قل هو الله أحد) ففي الحديث عن النبي صلى الله عليه وسلم قال ما خلف عبد أهله أفضل من ركعتين يركعهما عندهم حين يريد سفرا. وعن أنس قال: كان النبي صلى الله عليه وسلم لاينزل منزلا إلا ودعه بركعتين، رواه الحاكم وقال هو صحيح على شرط البخاري ويستحب أن يقرأ بعد سلامه (آية الكرسي ولإيلاف قريش)

Artinya, “Disunahkan shalat dua raka’at menjelang keluar rumah. Pada rakaat pertama, disunahkan membaca surat Al-Kafirun dan membaca surat Al-Ikhlas untuk rakaat kedua.

Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad SAW mengatakan, “Tidak ada amalan yang lebih utama ketika keluar rumah kecuali shalat dua raka’at”. Sahabat Anas menceritakan bahwa Nabi SAW tidaklah meninggalkan rumah sebelum shalat dua raka’at, (HR Al-Hakim). Setelah shalat, dianjurkan membaca ayat Kursi dan surat Quraisy.”

Sebelum keluar rumah, lakukanlah shalat dua raka’at. Dianjurkan membaca surat Al-Kafirun pada raka’at pertama, dan surat Al-Ikhlas pada raka’at kedua. Jangan lupa setelah shalat membaca ayat Kursi dan surat Quraisy.

Ilustrasi Salat
Ilustrasi Salat (ummi-online.com)
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved