Mengalami Pelecehan Verbal, Pengirim DM ke Via Vallen Bisa Diproses Hukum
Pedangdut Via Vallen, Selasa (5/6) masuk dalam Google Trends Indonesia. Penyebabnya curhatan yang diuploadnya
1. Kekerasan verbal:
kekerasan yang dilakukan lewat kata-kata. Contohnya: membentak, memaki, menghina, menjuluki, meneriaki, memfitnah, menyebar gosip, menuduh, menolak dengan kata-kata kasar, mempermalukan di depan umum dengan lisan, dll.
2. Kekerasan psikologis/psikis:
kekerasan yang dilakukan lewat bahasa tubuh. Contohnya memandang sinis, memandang penuh ancaman, mempermalukan, mendiamkan, mengucilkan, memandang yang merendahkan, mencibir & memelototi.
Baca: Suaminya Selalu Diterpa Gosip Selingkuh, Kenapa Nagita Slavina Selalu Tenang? ini Alasannya
Baca: Kabar Gembira! 100.000 Guru Honorer Diusulkan Jadi PNS Tahun Ini
* Via curhat di instagram
Nah, lantas, apakah kasus yang dialami Via Vallen yang dilansir di Instagram resminya itu termasuk kekerasan verbal?
Via mengunggah kegelisahannya akibat pelecehan seksual yang baru saja dialaminya.
Dalam Insta Story tersebut, Via menyebutkan bahwa ada seorang pemain sepak bola terkenal di Indonesia yang mengirimkan Direct Message tidak sopan kepadanya.
"I want you sign for me in my bedroom, wearing sexy clothes," bunyi pesan tersebut.
Via juga mengaku ia tak kenal dan tak pernah bertemu dengan pesepakbola tersebut.
Ia merasa dipermalukan dengan pesan tersebut.
Screenshot Insta Story Via Vallen

Tak lama, sang pesebakbola mengirim DM lagi via Instagram.
Ia menanyakan mengapa Via menscreenshot percakapan mereka.
Namun Via menjawab di Insta Story bahwa ia akan menutupi identitas pesepakbola itu.