Korban Keracunan Tutut di Bogor Bertambah Menjadi 108 Orang

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat, warga yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi

Korban Keracunan Tutut di Bogor Bertambah Menjadi 108 Orang
TRIBUNJAMBI/DEDI NURDIN
ILUSTRASI Sebanyak 18 orang warga Kelurahan Cempaka Putih dilarikan ke rumah sakit umum Daerah Kota Jambi, (RSUD) Abdul Manap karena keracunan makanan pagi ini, Sabtu (11/3/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat, warga yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi tutut (olahan keong sawah) bertambah menjadi 108 orang.

Sebelumnya, pada Minggu (27/5/2018), korban diduga keracunan tutut berjumlah 89 orang.

Olahan keong sawah khas Purwokerto.(TRIBUNJATENG/KHOIRUL MUZAKKI)
Olahan keong sawah khas Purwokerto.(TRIBUNJATENG/KHOIRUL MUZAKKI) ()

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Budi Santoso, mengatakan, penambahan jumlah korban itu didapat setelah tim surveilance Dinkes Kota Bogor menyisir kembali ke rumah-rumah warga yang berada di Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

"Jumlah itu kami dapat setelah tim menyisir kembali ke rumah-rumah warga di Kampung Sawah. Banyak dari mereka (korban keracunan) itu dirawat di rumah, tidak berobat ke rumah sakit atau puskesmas," kata Budi, saat dikonfirmasi, Senin (28/5/2018).

Baca: Ribuan Surat Suara untuk Pilkada Merangin Rusak, Begini Kondisinya

Baca: Sebabkan Kepanikan di Pesawat Karena Joke Bomb FN Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

Baca: Google Doodle - Siapakah Sorensen, Anak Petani yang Dikenang Google Hari Ini? Apa Keistimewaannya?

Budi menambahkan, untuk korban yang dirawat, tersebar di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Kota Bogor.

Ia merinci, ada empat puskemas dan lima rumah sakit yang sampai hari ini masih merawat para korban.

Untuk Puskesmas Tanah Sareal 1 orang, Puskesmas Merdeka 3 orang, Puskesmas Pasir Mulya 4 orang, dan Puskesmas Bogor Utara 2 orang.

Sementara, korban yang dirawat di rumah sakit, yaitu RSUD Kota Bogor 12 orang, RS Azra 2 orang, Vania 1 orang, RS BMS 1 orang, dan RS PMI 2 orang.

"Sisanya itu ada yang dirawat di rumah. Ada juga menjalani rawat jalan setelah diperbolehkan pulang dari rumah sakit maupun puskesmas," sebut Budi.

Baca: Kolam dan Arca Kuno, Ini Keistimewaan Percandian Muaro Jambi, Bawa Perubahan Agama Budha di Asia

Baca: Kecanduan Rokok Sama dengan Kecanduan Narkoba, Nikotin Nomor 3 Setelah Putau dan Kokain

Baca: Perpres BPIP Ditetapkan, Gaji Megawati cs Dirapel Sejak Setahun Lalu

Sambungnya, kejadian seperti ini merupakan yang pertama kali terjadi.

Selama ini, kata dia, belum pernah terjadi kasus keracunan makanan yang melibatkan orang banyak dalam satu kawasan, di waktu yang sama dan sumber makanan yang sama.

"Kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Hasilnya keluar besok. Dugaan sementara, mereka terserang bakteri setelah makan tutut itu," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jumlah Korban yang Diduga Keracunan Tutut di Bogor Bertambah 108 Orang", https://regional.kompas.com/read/2018/05/29/04000021/jumlah-korban-yang-diduga-keracunan-tutut-di-bogor-bertambah-108-orang.

Penulis : Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah

Editor : Aprillia Ika

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved