Selasa, 5 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Viral Siswi SMP Dihamili Bocah SD, Resiko Hamil Diusia Terlalu Belia

Pada Rabu (23/5) mesin pencarian Google disesaki dengan pencarian kata kunci Hamili Siswi SMP.

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Pada Rabu (23/5) mesin pencarian Google disesaki dengan pencarian kata kunci Hamili Siswi SMP.

Pencarian ini masuk dalam Hot Trends karena peristiwa yang terjadi belum lama ini.

Kejadian tingkah bocah kelas V SD yang menghamili seorang siswa SMP kelas VIII ini terungkap saat pihak sekolah memeriksakan bocah SMP yang terlihat tidak sehat.

Baca: Terungkap! Ternyata Begini Kelakuan Pelaku Bom Bunuh Diri Surabaya Menurut Teman SMA

Dari hasil pemeriksaan, siswa SMP 13 tahun itu diketahui hamil 6 bulan.

Berdasarkan pemberitaan, pria yang menghamili siswa SMP itu adalah sang kekasih yang masih duduk di bangku SD.

Di mata tetangga, siswa SD itu dikenal sosok siswa yang kurang rajin, dan dua kali tidak naik kelas.

Sehingga meski kelas V SD, secara seksual dirinya sudah matang.

Melihat kejadian ini, pihak Dinas Pendidikan setempat mengharapkan ada solusi terbaik untuk keduanya.

Terutama bagi siswa SMP yang kini tengah berbadan dua.

Terlepas itu, ada beberapa risiko yang akan mengintai perempuan yang hamil di usia sangat muda.

Baca: VIDEO: 8 Fakta Penyerangan Mapolsek Maro Sebo, Apakah Terkait Teroris?

Dirangkum dari artikel berjudul "Inilah Risiko Hamil di Usia Remaja" yang dipublikasikan situs web depkes.go.id menjelaskan bagaimana kehamilan di usia muda memberi dampak buruk bagi para perempuan.

Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual.

Usia remaja biasanya memiliki rasa penasaran yang tinggi dan cenderung berani mengambil risiko atas apa yang dilakukannya tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu.

Jika keputusan yang diambil dalam menghadapi konflik tidak tepat, mereka akan jatuh ke dalam perilaku berisiko dan mungkin harus menanggung akibat jangka pendek dan jangka panjang dalam berbagai masalah kesehatan fisik dan psikososial.

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved