Tewas Ditabrak Teroris, Ternyata Hati Ipda Auzar Begitu Mulia! Cek Faktanya Nomor 6

Penyerangan yang diduga dilakuakn anggota teroris ke Polda Riau sungguh membuat hati teriris.

Editor: rida
Ipda Auzar, personel Polda Riau yang meninggal setelah serangan terduga teroris di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 09.05 WIB, dikenal sebagai pribadi yang ramah dan sangat peduli sosial 

Beragam pemberitaan soal sosok polisi ini pun menyeruak dan perlahan mulai terkuak.

Berikut fakta-fakta soal Ipda Auzar yang dihimpun TribunnewsBogor.com dari Tribunpekanbaru dan beberapa sumber lainnya:

1. Sebelum ditabrak, sempat salat duha terlebih dulu

Baca: Keren! Anak Mahfud Md Lulus Master Hukum Universitas Colombia

Baca: Tetangga: Di Rumah Keluarga Pelaku Bom Surabaya Sering Dengar Orang Numbuk

Baca: Ada 6 Kesepakatan Tokoh Lintas Agama

Ipda Auzar sebelum ditabrak juga baru saja menunaikan ibadah salat sunah Duha.

"Beliau memang setiap hari Salat Duha," kata Kombes Pol M Rudy Syariffudin, Direktur Lalu Lintas Polda Riau.

2. Sering jadi imam dan muazin musala

Ipda Auzar ini sering menjadi Imam salat berjamaah di Mushala KONI Riau.

"Saya sempat menjadi makmumnya sekitar dua pekan yang lalu," ujar kata anggota Binpres KONI Riau Margas Chan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh penjaga Mushala KONI Riau Nono.

"Pak Auzar sering juga jadi Imam di Mushala KONI Riau. Beliau orangnya baik dan ramah," ucap Nono.

Tak hanya di musala KONI Riau, Ipda Auzar juga selalu menjadi imam salat zuhur dan ashar di Mesjid Ikhlas Jalan Mendut.

Kemudian, Ipda Auzar yang berusia 55 tahun ini juga sering mengumangdangkan azan ketika hendak salat.

Ya. Ipda Auzar ini seorang muazin dan juga imam musala.

3. Sosoknya baik dan religius

Dikatakan Rudy, semasa hidupnya almarhum Ipda Auzar dikenal sebagai sosok yang baik.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved