Kamar Kamu Bisa Dibuat Sejuk Tanpa Gunakan AC, Caranya Mudah dan Semua Orang Bisa Lakukannya

Kipas angin sudah dinyalakan pada kapasitas penuh, namun kamar kita masih terasa panas.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ilustrasi Air Conditioner 

TRIBUNJAMBI.COM - Kipas angin sudah dinyalakan pada kapasitas penuh, namun kamar kita masih terasa panas.

Terlalu besarkah kamarnya? Salah!

Jawaban yang benar adalah karena sirkulasi udara belum mencukupi.

Ruangan yang ideal adalah yang memiliki ventilasi yang mengalir dari bawah ke atas.

Alirannya juga terus menerus sehingga kita merasa nyaman karena selalu mendapatkan udara "baru".

Baca: VIDEO: Pasar Sembako Murah Jelang Ramadan di Kantor Kecamatan Paal Merah

Masalahnya, tak jarang halaman rumah sempit sehingga aliran udara hanya dari satu dinding.

Bisa jadi karena kita harus berbagi tembok dengan tetangga, seperti yang terjadi di kompleks perumahan.

Pergantian udara di ruangan semacam ini sangat lamban sehingga kita banyak menghirup kembali CO2 yang keluar dari paru-paru.

Itulah sebabnya, walaupun kipas sudah dihidupkan, udara yang kita hirup masih tetap sama. Bahkan kandungan CO2-nya bertambah sedangkan O2 berkurang, sehingga terasa gerah.

Baca: Kamu Diet? Jangan Kamu Hindari dan Takut Makan Makanan Tinggi Lemak, Karena Baik Bagi Tubuh

Bagaimana cara mengatasinya?

Bila di atas terdapat atap genteng, maka kita bisa buatkan lubang angin sederhana berukuran sekitar 40 x 40 cm dan tinggi 20 cm.

Sisi yang terbuka ditutup dengan kasa kawat agar nyamuk dan tikus tidak bisa melewatinya.

Genteng di atasnya bisa diganti dengan genteng kaca (cukup dua buah) supaya matahari bisa "menengok" ruangan di atas plafon. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved