Fasha Kunjungi Perajin Batik, Mereka Keluhkan 'Malam yang Dingin'

Calon Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengunjungi para perajin batik Jambi. Kunjungan itu berlangsung di Ulu Gedong,

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ

Laporan wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Calon Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengunjungi para perajin batik Jambi. Kunjungan itu berlangsung di Ulu Gedong, Kota Jambi, Senin (30/4/18).

Dalam kesempatan tersebut, Fasha turut berdiskusi dengan para perajin batik, terkhusus yang tergabung dalam Asosiasi Batik Jambi (Asbaja).

Menurut Ketua Asbaja, Raden Ahyar, sejauh ini Asbaja terus berkembang dan telah memproduksi ribuan batik.

Baca: UIN STS Jambi Punya Program Beasiswa Tahfiz, Lho! Simak Syarat-syaratnya

Disampaikannya, Asbaja berdiri sejak Januari 2017 lalu.

Dia turut mengapresiasi program pemerintahan sebelumnya dalam menyokong mereka selama ini.

"Hingga saat ini, Asbaja masih aktif memproduksi batik-batik. Ini juga berkat inisiatif dan bantuan dari pemerintah," ujarnya.

Meski begitu, menurutnya, masih ada beberapa hal yang diperlukan para perajin batik. Dia mencontohkan, seperti kekurangan alat dan bahan untuk memproduksi batik tersebut.

Hal tersebut mengakibatkan harga batik lebih tinggi daripada yang lain.

Untuk itu, dia berharap agar memperoleh solusi dari masalah tersebut.

Satu di antara pengrajin batik, Taufik mengatakan, sedikitnya ada tiga persoalan yang masih menjadi keluhan.

"Kami mengakui, SDM di sini masih rendah," katanya.

Selain itu, menurutnya, harga batik Jambi masih cukup tinggi. Hal tersebut disebabkan ketersediaan alat dan bahan serta SDM.

Baca: VIDEO: Polisi Cilik Meriahkan Pelaksanaan 02SN dan FLS2N Muarojambi

Baca: VIDEO: Polisi Cilik Meriahkan Pelaksanaan 02SN dan FLS2N Kabupaten Muarojambi

Tidak hanya itu, dia pun berharap agar ada penertiban terhadap penjualan batik yang mengaku batik Jambi, padahal bukan.

"Kami berharap kalau ada yang jual batik Jambi, harus produksi jambi. Itu supaya tidak mengecewakan konsumen," jelasnya.

Sementara itu, Nurjannah, perajin batik lain menyampaikan keluhannya. Dia mengeluhkan mahalnya jenis lilin malam dingin.

Menurutnya, jenis lilin tersebut sangat bagus, dan dapat tahan lebih lama. Namun, perlu modal awal yang besar.

"Bahan malam dingin sangat bagus. Makan biaya sedikit, tapi modal awal cukup besar," dia menyampaikan.

Menanggapi hal itu, Fasha menyampaikan akan turun tangan menyelesaikan masalah tersebut.

Mengenai SDM yang masih kurang, menurutnya para perajin batik akan diberi pelatihan lagi. Sejauh ini, sudah ada beberapa perajin mengikuti pelatihan di beberapa daerah.

Selain itu, disampaikannya, sejak beberapa waktu terakhir, batik Jambi telah dikenal di ranah nasional bahkan internasional.

Hal itu tidak lepas dari peran pemerintah selama ini untuk terus memperkenalkan batik Jambi. Itu juga dibenarkan oleh para perajin batik di sana.

Baca: VIDEO: 2.265 Botol Miras dan 244 Sachet Kondom Dimusnahkan Pada HUT Satpol PP Kota Jambi

Baca: GALERI FOTO: Hadirkan Fresh Look, Ini 4 Alternatif Ciptakan Nuansa Baru Hunian Anda dari Informa

Baca: VIDEO: Peringati Hari Kartini, Diler Mitsubishi Beri Banyak Promo

Menanggapi batik Jambi yang tidak produksi asli batik Jambi, dia meminta untuk mendata. Hal ini juga bertujuan agar citra batik Jambi semakin baik ke depannya.

"Kalau untuk (lilin) malam dingin itu, nanti kita proses lebih lanjut. Berapa yang dibutuhkan, nanti kita usahakan," dia menyampaikan.

Hal ini pun diapresiasi oleh warga dan perajin batik sekitar. Mereka berharap, harapan itu dapat terwujud.

Selain itu, Fasha pun berharap agar ke depannya batik Jambi dapat lebih dikenal luas. Karena menurutnya, batik Jambi tidak kalah bagus jika dibandingkan dengan batik-batik di luar sana. Selain itu, batik Jambi juga mampu bersaing di kancah nasional mau pun internasional.

"Saya yakin dan percaya, batik Jambi ini bisa lebih dikenal lagi di kalangan nasional, bahkan internasional," harapnya.

Baca: VIDEO: Sambut Wisudawan Perdana, Fakultas di Unja ini Gelar Penyambutan Unik Ala Supporter Bola

Baca: Tak Lapor LHKPN, Cakada Terpilih Tidak Dapat Dilantik

Baca: Hari Buruh - Polresta Jambi Siapkan 500 Personel untuk Pengamanan

Baca: Pertumbuhan Kontrak Pelanggan BFI Finance di Jambi Capai 10%, Ini Produk yang Paling Diminati

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved