Pertumbuhan Kontrak Pelanggan BFI Finance di Jambi Capai 10%, Ini Produk yang Paling Diminati

Secara nasional BFI Finance mencatat pertumbuhan pembiayaan (booking) perusahaan sebesar Rp4,2 triliun atau mencapai 24 persen

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/FITRI AMALIA
Undian BFI Finance di Jambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia 

TRIBUNJAMBI.COM - Secara nasional BFI Finance mencatat pertumbuhan pembiayaan (booking) perusahaan sebesar Rp4,2 triliun atau mencapai 24 persen dari target 2018 sebesar Rp17,2 triliun. Pencapaian pembiayaan tersebut juga lebih tinggi 31 persen dari periode yang sama pada tahun 2017.

BFI Finance Cabang Jambi termasuk memiliki pertumbuhan yang cukup signifikan.

Baca: Siklon Tropis Flamboyan - Ini Efeknya pada Jambi

"Pasar kami di area Jambi terus tumbuh bahkan cukup signifikan dengan pertumbuhan kontrak per 31 Maret 2018 mencapai 10 persen. BFI Finance di Kota Jambi saja memiliki lebih dari 5.000 pelanggan," papar Iwan, Regional Manager BFI Finance Wilayah Sumatera 3.

Ia mengatakan di cakupan Regional Sumatera 3, total terdapat tujuh cabang di area Jambi. Selain di Kota Jambi sendiri, jaringan operasional BFI Finance juga tersebar di Muara Bungo, Rimbo Bujang, Muara Jambi, Sarolangun, Lubuk Linggau dan Bengkulu.

"Kita (BFI Finance) yang tersebar di Provinsi Jambi sendiri diantaranya di Kota Jambi, Muara Jambi, Muara Bungo, Rimbo Bujang dan Sarolangun."

Toni, Area Manager PT BFI Finance Cabang Jambi mengatakan, NPL di Jambi tidak sampai 1 persen. Ia mengatakan, hal ini karena didukung dengan sumber daya dan proses yang baik.

"Jambi paling baik NPL-nya dan NPL paling tinggi itu Lubuk Linggau , yang mandeg tidak sampai 1 persen, ini karena prosesnya yang baik, SDM yang baik," ujarnya Senin (30/4).

Baca: Ini Rangkaian Atraksi Yang dilakukan Satpol PP Kota Jambi pada HUT ke-68, Penonton Bersorak

Baca: Bahaya Menggendong Bayi Sambil Diayun, Bisa Berakibat Fatal

Untuk Jambi, omzet target mencapai Rp 30 miliar/bulan, dan pada tahun ini ditargetkan Rp700 milyar setahun.

Ia mengatakan untuk di Jambi produk yang paling diminati yaitu pembiayaan kendaraan bermotor. Minat paling tinggi yaitu pada pembiayaan kendaraan bermotor roda empat, dan jenis yang paling diminati yaitu mini bus. "Terutama angkutan untuk sawit, Sarolangun dan Muaro Bungo banyak mengambil untuk kendaraan jenis angkutan," jelasnya.

Hingga Maret 2018, BFI Finance memiliki 352 outlet di seluruh Indonesia yang terdiri dari 217 cabang dan 135 gerai untuk mendukung operasional perusahaan dalam melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat di daerah-daerah. Dari 352 outlet tersebut, empat diantaranya juga memberikan layanan pembiayaan syariah yang telah resmi diluncurkan oleh perusahaan pada pertengahan triwulan I 2018. Outlet tersebut berada di wilayah Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang.

Baca: VIDEO: Sambut Wisudawan Perdana, Fakultas di Unja ini Gelar Penyambutan Unik Ala Supporter Bola

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved