Pedasnya Cabai Jadi Penyumbang Inflasi, Tembilahan Tertinggi
Pada bulan ini Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 0,63 persen dan Kota Muara Bungo inflasi sebesar 0,32 persen.
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Nani Rachmaini
Laporan wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia
TRIBUNJAMBI.COM - Pada bulan ini Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 0,63 persen dan Kota Muara Bungo inflasi sebesar 0,32 persen.
Hal ini disampaikan oleh Dadang Hardiwan, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, Senin (2/3).
Dadang mengatakan inflasi ini dipicu oleh beberapa komoditas, yang memberikan andil cukup tinggi, di antaranya cabai merah (0,1706), mobil (0,1174), bawang merah (0,0814), bayam, daging ayam ras, udang basah, bawang putih, kangkung, bensin, dan sawi hijau.
Sementara itu komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Muara Bungo adalah cabai merah (0,1100), bawang merah (0,0563), nasi dengan lauk (0,0279), biaya jaringan saluran Tv, bawang putih, daging ayam ras, sabun detergen bubuk/cair, siomay, dan cabai rawit.
"Pada prinsipnya dampak pertalite juga ada, meskipun tak signifikan," ujarnya dalam rilis BPS, Senin (2/4).
Dia menjelaskan, pada dasarnya untuk BBM jenis Pertalite tidak banyak digunakan kendaraan angkutan umum, justru angkutan umum lebih banyak menggunakan BBM jenis solar.
Dilihat dari urutan sumbangan Inflasi per jenis barang di Kota Jambi pada Maret 2018, Bensin berada di urutan ke - 9 dan di Kota Muaro Bungo bensin berada di urutan ke-11.
Inflasi di Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada lima kelompok pengeluaran, yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 2,28 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau sebesar 0,06 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar sebesar 0,02 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,01 persen; serta Kelompok Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,43 persen.
"Dalam pembentukan inflasi Kota Jambi sebesar 0,63 persen, andil terbesar adalah dari Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,5454 persen; Kelompok Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,0783 persen; serta Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau sebesar 0,0096 persen," jelasnya.
Dia mengatakan, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga pada bulan Maret 2018 ini mengalami deflasi sebesar 0,01 persen, atau mengalami penurunan indeks yaitu dari 122,27 pada Februari menjadi 122,26 pada Maret 2018.
Begitu pula dengan Kelompok Sandang mengalami deflasi sebesar 0,18 persen, atau terjadi penurunan indeks dari 110,10 pada Februari menjadi 109,90.
"Laju inflasi Kota Jambi tahun kalender 2018 sebesar 0,70 persen. Besarnya laju inflasi “year on year” untuk Maret 2018 terhadap Maret 2017 sebesar 4,28 persen."
Pada bulan Maret 2018, dari 23 Kota IHK di Sumatera, sebanyak 19 kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tembilahan sebesar 1,38 persen dan terendah di Kota Dumai sebesar 0,05 persen.
Deflasi tertinggi terjadi di Kota Lhokseumawe sebesar 0,25 persen. Kota Jambi dan Kota Muara Bungo masing-masing berada pada urutan ke-3 dan ke-9 se-Sumatera. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/rilis-bps-inflasi_20180403_181114.jpg)