Kamis, 16 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

VIDEO

VIDEO: Hari Tanpa Bayangan 21 Maret 2018, Kondisi di Jambi Malah Seperti Ini

...di media sosial, ada yang mengunggah proses fenomena bergesernya bayangan, hingga menghilang selama bebeberapa menit. Sementara itu di Jambi,

Penulis: Duanto AS | Editor: Duanto AS
hari tanpa bayangan di Pontianak | estherbydesign 

TRIBUNJAMBI.COM - Ada fenomena alam yang unik dan menarik terjadi pada hari ini, Rabu (21/3/2018). Hari ini merupakan Hari Tanpa Bayangan atau Nirbayangan, yang artinya bayangan benda akan menghilang.

Tribunjambi.com mengambil sumber dari di tribunbanjarmasin.com, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) RI pada 14 Maret 2018 lalu memposting penjelasan tentang fenomena alam ini di Instargam resminya, lapan_ri.

Dijelaskan, ekuator bumi akan mengalami Hari Tanpa Bayangan.Matahari akan berada tepat di atas ekuator (khatulistiwa) pada 21 Maret 2018.

Hal ini menjadi fenomena yang menarik bagi Indonesia yang terletak di garis ekuator.

Kejadian seperti ini berlangsung dua kali dalam setahun. Peristiwa berikutnya terjadi pada 23 September 2018.

Dengan demikian, saat tengah hari, apabila seseorang berada di wilayah khatulistiwa, maka matahari akan berada hampir tepat di atas kepala.

Hal ini mengakibatkan tidak adanya bayangan.

Istilahnya yaitu hari nirbayangan atau hari tanpa bayangan. Peristiwa ini terjadi karena bumi beredar mengitari matahari pada jarak 150 juta kilometer dengan periode sekitar 365 hari.

Garis edar bumi berbentuk agak lonjong sehingga bumi kadang bergerak lebih cepat dan kadang bergerak lebih lambat.

Baca: Tiga Terdakwa OTT Saling Bersaksi, Erwan Malik dan Arfan Dihadapkan dengan Saifudin

Baca: FOTO: 11 Anak Punk Ini Sudah Seperti TNI Lho, Liat Aksinya Pas Lagi Latihan

Bidang edar bumi disebut sebagai bidang ekliptika.

Bidang ini miring sebesar 23,4 derajat terhadap bidang equator bumi.

Karenanya, matahari tampak berada di atas belahan bumi utara selama sekitar setengah tahun dan berada di atas belahan bumi selatan setengah tahun sisanya.

Perubahan posisi tampak matahari menyebabkan perubahan musim di bumi, misalnya empat musim di daerah subtropis dan juga musim kering-basah di wilayah Indonesia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved