Hari Puisi Sedunia
Peringatan Hari Puisi Sedunia - Kalimat Galau dan Kalimat Puisi Itu Berbeda
Satu diantara Penulis Jambi, Rini Febriani Hauri mengatakan kalimat galau dan kalimat puisi tentu berbeda. Perbedaannya puisi
Penulis: Nurlailis | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satu diantara Penulis Jambi, Rini Febriani Hauri mengatakan kalimat galau dan kalimat puisi tentu berbeda. Perbedaannya puisi memiliki unsur-unsur tertentu yang harus dipenuhi, seperti unsurk fisik (tubuh) dan unsur batin (roh).
“Kalimat galau menekankan pada emosi. Kalimat puitis adalah kalimat yang bersifat puisi ditulis menggunakan diksi, rima, irama agar terdengar indah. Tidak semua yang ditulis dalam bentuk bait adalah puisi, ada yang baru sekadar curhatan atau racauan belaka,” ungkapnya kepada Tribunjambi.com, Rabu (21/3).
Baca: Hasil Sidak, Dewan Segera Panggil Camat Pasar Dan Dishub
Ia mengungkapkan kebanyakan kalimat galau masih terjebak pada tubuh dan mengabaikan unsur rohnya. Sebagian lagi terjebak pada permainan bahasa dan permainan bunyi saja. Atau bila dikaji dari lima strata norma Roman Ingarden, biasanya kalimat galau yang ditulis dalam bentuk bait itu kemungkinan besarnya hanya akan memenuhi beberapa lapis saja, tidak utuh lima lapis puisi. Sebab puisi adalah sains atau ilmu pengetahuan yang dipelajari di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, maka ada aturan-aturan yang harus dipenuhi.
“Puisi bukan hanya sekadar permainan kata atau bunyi semata, puisi yang sudah mencapai ke tataran filosofis mampu menggetarkan, menggerakkan, dan membentuk kepribadian bangsa,” ucapnya.
Pada 2016, buku puisinya terbit atas permintaan penerbit, berjudul Suatu Sore, Bersama Jassin. Selain itu, Puisi-puisinya tersiar di berbagai antologi bersama teman-teman penyair Indonesia. Ia juga pernah mendapat penghargaan di cerita anak.
Tulisannya tahun lalu menang di Kantor Bahasa Provinsi Jambi dan Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Jakarta. Tahun ini ia mendapat undangan menulis cerita anak dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Baca: Peringatan Hari Puisi Sedunia - Idolakan Chairil Anwar Dalam Menulis Puisi
Baca: Peringatan Hari Puisi Sedunia - Berharap Penulis Puisi Jambi Tidak Mati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/21032018_penulis-jambi_rini-febriani-hauri_20180321_210048.jpg)