Kamu Suka Makan Tapi Tidak Gemuk-gemuk? Jangan Heran, Begini Penjelasannya

Apakah ada orang di sekitar Anda yang perutnya muat untuk menampung semua makanan namun tidak pernah menjadi gemuk?

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Nypost
Ada orang yang banyak makan tapi tidak gemuk-gemuk? 

TRIBUNJAMBI.COM - Apakah ada orang di sekitar Anda yang perutnya muat untuk menampung semua makanan namun tidak pernah menjadi gemuk?

Baca: FOTO: Kejam! Begini Nasib Anak-anak di Perang Suriah yang Terkena Gas Beracun

Baca: Direktur Keuangan Langsung Memasangkan Kaki Palsu Kepada Penerima

Ia makan kapan saja namun tidak menunjukkan tanda-tanda pinggang melebar dan pipi tembam?

Sedangkan Anda merasa, minum air saja bisa membuat Anda gemuk?

Tentu heran melihat tipe orang yang seperti itu.

Baca: Soal Pergantian Nama Puncak Kerinci Jadi Jokowi, Inilah Tanggapan TNKS

Baca: Kahiyang Ikut Jokowi Nonton Dilan 1990, Saat di Zoom Tas di Pundak Itu Bikin Netizen Mewek

Namun kenyataannya mereka memang bisa dikategorikan sebagai orang beruntung.

Karena tidak perlu susah memikirkan berat badan yang meningkat gara-gara makanan.

Mengapa ada orang yang seperti itu?

Jawabannya adalah karena setiap tubuh manusia memberi respons yang berbeda terhadap satu jenis makanan yang sama.

Coba perhatikan, dua orang yang sama usia, pekerjaan, dan jenis kelamin, mereka kemudian memiliki pola makan yang sama, tapi nyatanya mereka memiliki berat badan yang berbeda.

Selain itu, faktor genetik rupanya juga mempengaruhi.

Orang yang tetap kurus sekalipun makan berlebih memiliki warisan genetik yang baik.

Faktor genetik tersebut mempengaruhi tubuh seseorang dalam merespons makanan yang masuk dalam tubuh.

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Baca: Bandara Sultan Thaha Berikan Bantuan Monumental dan Kaki Palsu

Baca: Soal Pergantian Nama Puncak Kerinci Jadi Jokowi, Inilah Tanggapan TNKS

Kedua, faktor uang mempengaruhi juga soal metabolisme.

Proses metabolisme yang cepat dan pembakaran kalori juga berbeda pada setiap tubuh manusia.

Mereka tidak mengalami penambahan berat badan gara-gara kemungkinan ia terlahir dengan sistem metabolisme yang cepat dan tubuhnya membakar kalori dengan baik pula.

Begitulah ia terlahir, sama halnya dengan seseorang lahir dengan mata biru dan rambut pirang.

Memang usia, bentuk tubuh, gender, dan aktivitas fisik mempengaruhi sistem metabolisme, namun faktor genetik yang paling mempengaruhi. (Tika Anggreni Purba)

Baca: Gempa Melanda Maluku Senin Malam, Tak Potensi Tsunami

Baca: Dana Desa Sudah Masuk Rekening Tapi Belum Dapat digunakan, In Alasannya

Reporter : intisari-online 

Tags
gemuk
diet
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved